TALAUD – Kelangkaan bensin dan minyak tanah (MT) di Kabupaten Kepulauan Talaud semakin meresahkan masyarakat. Bahkan, kabarnya stok bensin dan MT di Talaud akan segera habis empat hari kedepan. Kapolres Talaud AKBP Endang Karnadi SSAP. MK, melalui Kasubag Humas Polres Talaud, AKP Mecky Bawengan mengatakan, pihaknya saat ini sudah mulai menertibkan pedagang bensin eceran di Talaud.
“Sudah dua hari terakhir ini para pedagang bensin eceran di Kecamatan Melonguane dan di Kecamatan Beo sudah tidak lagi terlihat menjual bensin eceran di pinggir jalan. Karena kami sudah melakukan sosialisasi di sejumlah daerah di kawasan tersebut dan apabila masih ada yang sengaja tidak mematuhi akan ditindak sesuai dengan Undang-undang yang berlaku,” ujar Bawengan.
Bawengan, mengakui, adanya informasi bahwa kapal yang mendistribusi BBM ke Talaud mengalami kebakaran, sontak langsung memicu melonjaknya harga bensin, dan minyak tanah di wilayah tersebut.
“Kalau melihat stok BBM yang ada di daerah ini hanya sampai 2 hingga 3 hari. Itu pun hanya bisa didapati di agen dengan harga 20 ribu per-liter. Jadi, empat hari kemudian besin maupun MT di Talaud diprediksikan akan kosong,” tuturnya. (abm)

kudeta jo…
parah……..
Ungke deng Kuko…,
kalu cuma minya tanah tu abis, jang tako. Waktu Permesta torang biasa pake minya kalapa toh..,
Salam Bohusami dari Pinabetengan.