
Dandim Letkol Kav Dino Martino bersama Wakil Wali Kota Manado Harley Mangindaan ketika memantau kondisi DAS Tondano
Manado – Hasil penelusuran DAS Tondano yang dilakukan Wali Kota Manado Harley Mangindaan bersama Dandim 1309 Kota Manado Letkol Kav Dino Martino, Rapi dan Basarnar menemukan sejumlah hal yang mengundang rasa keperihatinan.
Kepada Beritamanado.com, Dandim Dino mengaku simpati dengan kondisi kebersihan di sepanjang DAS Tondano, karena ketika memantau kondisi warga yang bermukim dibantaran sungai itu, banyak sampah yang dijumpai.
“Ini butuh kesadaran masyarakat Kota Manado untuk tidak membuang sampah di sungai. Saat perjalanan menelusiri DAS Tondano, banyak sekali sampah. Ini salah satu penyebab kenapa air yang berada di drainase sulit mengalir ke sungai, karena tersumbat oleh sampah tersebut,” tutur Dandim.

Tumpukan sampah yang tersangkut pada ranting pohon bambu yang berada ditepi DAS Tondano
Ditambahkannya, selain memicu terjadinya banjir, dampak akan banyaknya sampah di DAS Tondano mempengaruhi keindahan Taman Laut Bunaken yang merupakan salah satu keunggulan objek pariwisata di Kota Manado.
“Kondisi ini sangat disayangkan sekali. Pasti sampah-sampah ini akan mengalir hingga ke laut sampai ke taman wisata Bunaken. Padahal, Bunaken itu pusat pariwisata. tentu dengan banyaknya sampah ini, keindahan Bunaken akan rusak,” katanya lagi.

Sampah hiasi tepi DAS Tondano
Ia pun berharap, dengan terjadinya bencana banjir selama tiga tahun berturut-turut menjadi pembelajaran bagi semua pihak termasuk masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai.
“Mudah-mudahan pada kedepannya masyarakat sadar akan kebersihan dari sungai dan tidak membuang sampah bukan pada tempatnya, apalagi dibuang di sungai. Karena kesadaran masyarakat merupakan hal yang utama untuk terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat,” kata Dandim menghimbau. (leriandokambey)
