Airmadidi — Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Minut Arnold Fredrik menghimbau agar sarana publik seperti kantor pemerintah, rumah ibadah, pasar dan sebagainya agar dilengkapi alat Closed Circuit Television (CCTV) atau kamera tersembunyi.
Menurut Fredrik, pemasangan CCTV bertujuan mengantisipasi gerakan terorisme yang dapat mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Tindakan ini sebagai bentuk kewaspadaan pemerintah dalam memberikan rasa nyaman kepada masyarakat,” kata Fredrik, Rabu.
Meski bukan sebagai instrumen penting pencagahan tindakan terorisme, namun kata Fredrik, keberadaan CCTV sangat membantu pihak-pihak terkait terutama pemerintah dan aparat penegak hukum, dalam melakukan pemeriksaan terhadap suatu tindak kekerasan.
“Dengan begitu, tingkat kemanan bisa berjalan maksimal. Apa lagi posisi Minut sangat strategis dan rentan menjadi daerah transit para pelaku kejahatan,” bebernya.(Finda Muhtar)
