TOMOHON – Tidak puas karena tidak diakomodirnya para lulusan Universitas Kristen Tomohon (UKIT) yang bernaung di Yayasan Perguruan Tinggi Kristen (YPTK) pada penerimaan calon Vikaris (caris) pendeta GMIM, puluhan lulusan Universitas Kristen Indonesia (UKI) untuk kedua kalinya melakukan aksi demo di kantor Sinode GMIM, Rabu (10/03) siang.
Mahasiswa dan alumni UKIT YPTK mengultimatim BPS GMIM agar tidak diikriminatif dalam penerimaan caris 2010 dan berjanji akan dilaporkan ke PGI. “Kami akan mempublikasikan semua fakta tentang pembabatan generasi muda gereja secara sengaja oleh BPS ke PGI, Muspida serta Komnas HAM RI,” ujar para mahasiswa dan aktivis diantaranya Presidium DEM UKIT Erlangga Runtuwene, Edward Tontey, Mayni Keintjem, Rickson Karundeng STh, Inggrid Wala dan sejumlah aktivis lainnya.
Diketahui tahun ini BPS GMIM berencana akan menerima lebih dari seratus caris baru namun tidak mengakomodir lulusan UKIT yang bernaung di YPTK, BPS hanya mengakomodir lulusan UKIT dari Yayasan Wenas. (JRY)
