
MANADO – Berbagai bentuk dan cara dilakukan warga di negeri ini untuk memeriahkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Memaknai Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-66 tidak hanya ceremoni/upacara, dan lomba serta hiburan bagi warga tapi hendaknya disertai tindakan nyata dalam memenuhi harapan masyarakat tentang makna kemerdekaan itu yang sebenarnya.
Memaknai Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara bekerjasama dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Sulut dan Badan KB dan PP Kota Manado, menggelar Kegiatan Bakti Sosial (Baksos) dalam rangka HUT Proklamasi sekaligus memperingati Hari Keluarga XVIII yang dilaksanakan pada Jumat(19/8) pekan lalu, bertempat di halaman kantor kelurahan Pandu, kecamatan Mapanget.
Kelurahan Pandu dipilih sebagai tempat pelaksanaan Baksos karena sekalipun berada di wilayah kota Manado, kelurahan Pandu masih memiliki keterbatasan akses pelayanan. Hal ini terlihat dari banyaknya warga yang antusias menerima pelayanan kesehatan dan KB di kelurahan ini.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara memberikan motivasi kepada para akseptor mengatakan, bahwa KB penting tidak hanya untuk menekan angka kelahiran, tapi dapat memperbaiki kualitas generasi yang dilahirkan karena dengan kelahiran yang terencana, keluarga dapat memberi fokus pada kehidupan ekonomi, sosial, serta dapat mempersiapkan pendidikan yang berkualitas bagi anak.
Lurah Pandu, Welliam Wongkar SE menyambut baik kegiatan seperti ini yang mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan pelayanan KB masyarakat terpenuhi kebutuhannya dalam ber-KB. Harapannya, kegiatan serupa dapat dilaksanakan berkelanjutan didukung dengan kegiatan terpadu lainnya, misalnya pembinaan bagi Balita melalui BKB, Pembinaan Remaja melalui BKR dan Pembinaan Kelompok Lansia melalui BKL. Apalagi saat ini Kelurahan Pandu telah memiliki PAUD “Lembah Nugraha” yang dapat dikembangkan BKB percontohan melalui Posyandu Cerdas.
Sementara seorang akseptor IUD Ibu Barnetje Dalegi, ketika berdialog dengan Kepala Perwakilan BKKBN Sulut mengungkapkan kepuasannya terhadap pelayanan KB Mobile, karena pelayanan KB yang diberikan disertai dengan informasi tentang manfaat penggunaan KB IUD. Dengan menggunakan IUD, selain tidak mengandung hormonal yang mempengaruhi pada berat badan dan timbulnya bercak-bercak pada wajah, IUD membuatnya tidak harus memikirkan harus mengganti Alat Kontrasepsi selama kurang lebih 8 sampai 10 tahun. (irma/edit jry)
