MANADO – Kesal dengan keberadaan SPBU di Manado, dan sekitarnya yang setiap sore hingga malam sudah kehabisan premium (bensin) dan Solar. Wakil Ketua DPC GAMKI Manado, Arnold Dimpudus, mengatakan, seharusnya Pertamina sebagai BUMN paham dengan kondisi saat ini, di mana rakyat lagi susah.
”Jadi Pertamina jangan memperkeruh kondisi rakyat yang lagi susah dengan menyuplai BBM tidak sesuai kebutuhan masyarakat. Ingat, tidak semua pemilik kendaraan orang kaya, ”ujar Arnold berapi-api, Rabu (11/05).
Dia mencurigai ini merupakan trik bisnis agar Pertamax yang memang masih mahal untuk kantong sebagian besar warga di daerah ini dijadikan alternatif bahan bakar, karena sulitnya mendapat bensin.
”Atau jangan-jangan ada mafia minyak di Pertamina. Intinya kami minta penjelasan secara terbuka dari Pertamina, kenapa minyak selalu habis di SPBU di Sulut, ini khan sebelumnya tidak begini, jadi kejadian ini tidak biasa, dan meresahkan, ”ujarnya.
Dia menambahkan, sebagai bagian dari masyarakat, elemen DPC GAMKI Manado, akan menyurat ke Depot Pertamina, bahkan ke Jakarta soal ini. ”Saya dan teman-teman dari GAMKI menganggap ini persoalan serius, dan meresahkan warga, ”tukasnya. (abm)
