
Langowan, BeritaManado.com — Umat Katolik Paroki St. Petrus Langowan memaknai Jumat Agung dengan tradisi yang sudah berlangsung lama, yaitu jalan salib hidup pada pagi hari dan sore hari Upacara Penghormatan Salib.
Oleh karena mempertimbangkan isi Surat Edaran Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC, maka tidak ada arak-arakan di jalan raya seperti prosesi jalan salib hidup sebelum masa Pandemi COVID-19.
Ketua Panitia Paskah Paroki St. Peptrus Langowan Johnny Wangke kepada BeritaManado.com, Jumat (15/4/2022) mengatakan bahwa mulanya scenario jalan salib hidup direncanakan start dari Taman Cita Waya di Desa Amongena I Kecamatan Langowan Timur.

“Skenarion ini batal dijalankan lantaran mempertimbangkan Surat Edaran Sukup Manado. Sebagai alternatifnya, agar supaya persiapan yang sudah dilakukan tidak mubazir, maka kamis menggelar rapat mendadak untuk membahas hal tersebut. Syukur kepada Tuhan ada solusi, dimana prosesi jalan salib hidup tetap dilaksanakan, hanya saja dengan mengambil lokasi berbeda,” ungkap Wangke.
Ditambahkannya, untuk perhentian 1 – 10 jalan salib hidup dilaksanakan di halaman belakang Panti Asuhan Melania Langowan sama seperti waktu perayaan Minggu Palma.
Setelah itu perhentian 11 – 14 yang menunjukkan pnyaliban Yesus dilakukan di halaman depan Gereja Katolik St. Petrus Langowan.

Meski hal ini hanya merupakan sebuah adegan atau peragaan, akan tetapi tidak sedikit umat yang ikut mengekspresikan rasa haru dengan berlinang air mata khususnya pemeran Bunda Maria ibu Yesus.
“Seluruh rangkaian prosesi jalans alib hidup ini berjalan dengan baik dan lancar hingga selesai pada perhentian XIV. Terima kasih kepada semua pemeran dan mereka yang sudah membantu dengans egenap hati untuk mensukseskan agenda pada pagi hingga sore hari,” ucap Wangke.
Pada bagian lain, pukul 15.00 WITA, kegiatan dalam rangka Jumat Agung dilanjutkan dengan upacara penghormatan salib.
Sebagaimana petunjuk yang ada, maka umat hanya berlutut dan memberi hormat di depan salib yangmenghadap tempat duduk umat.
(***/Frangki Wullur)
