
MINSEL – PDI-Perjuangan resmi mengusung Farry Freyke Liwe dan Frangky Wongkar (Lingkar) sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati pada Pemilukada Minahasa Selatan 2010. Tampilnya mantan Ketua DPC Ventje Tuela yang diusung Partai Demokrat dan Harits Andre Umboh melalui jalur independen akan memecah kantong suara PDI-Perjuangan di Minsel.
Menurut kader PDI-Perjuangan Minsel, Phei Wauran kepada beritamanado, Selasa (11/05) siang, partai berlambang banteng moncong putih ini terancam pecah suara pada pilbup Minsel nanti. Alasannya sangat mendasar karena Ventje Tuela, yang notabene adalah mantan Ketua DPC PDI-Perjuangan Minsel memiliki massa fanatik.
“Figur Tuela sudah sangat merakyat, kader PDI-Perjuangan banyak mendukungnya, karena dia (Ventje Tuela) sangat berkontribusi pada kebesaran partai ini di Minsel,” ujar Phei mengingatkan.
Hal senada diutarakan kader PDI-Perjuangan lainnya. Vena Kaligis, warga Tumpaan, menilai kantong-kantong suara PDI-Perjuangan di Minsel berpotensi pecah. Para pendukung RML-Tuela pada Pilkada 2005 lalu diperkirakan sebagian besar akan memberikan suara mereka kepada incumbent Wakil Bupati Minsel ini.
“Saya dengar, mereka akan tetap memilih Tuela di pilbup nanti,” ucap Vena. (JRY)
