
AMURANG – Bupati Christiany Eugenia Paruntu (CEP) bersama Wakil Bupati Drs Sonny Frans Tandayu (SFT), Selasa (16/8) di DPRD Minsel menghadiri
Paripurna Istimewa Pidato Kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di hadapan anggota DPR, MPR dan DPD RI di Jakarta.
Dari pantauan media ini, Bupati CEP dan Waki Bupati Sonny Tandayu hadir di acara paripurna ini merupakan kehadiran pertama dalam rangka mendengar pidato kenegaraan Presiden RI, SBY.
Rapat Paripurna Istimewa dipimpin Ketua DPRD Minsel Boy VA Tumiwa BSc. SH, dan dua wakil masing-masing Jenny J Tumbuan, SE dan John RM Sumual, SE SH. Selain itu, di jajaran pejabat eselon II, III dan para undangan lainnya.
Bupati Tetty Paruntu yang duduk berdampingan dengan Ketua DPRD Minsel Boy VA Tumiwa BSc SH diapit oleh Wakil Bupati Drs Sonny Frans Tandayu, saling menyapa satu sama lainnya. Namun, tidak untuk Bupati Tetty dan Wakil Bupati Sonny yang sejak paripurna istimewa dimulai baik saat duduk di podium sampai di kursi yang telah disediakan tak saling melakukan pembicaraan.
Tetty Paruntu terlihat sangat serius mendengar pidato kenegaraan Presiden RI SBY. Diantaranya menyebutkan Indonesia bukan negara yang berada
di jurang kegagalan.
‘’Justru Indonesia ada dalam transformasi di segala bidang. Walaupun Indonesia banyak menghadapi segala tantangan dan permasalahan akhir-akhir ini. Tapi, kita bekerjasama dengan spirit dan solidaritas. Maka kita akan lalui badai yang ada didepan kita,’’ ujar SBY dalam pidatonya.
Menurutnya lagi, termasuk didalamnya komponen pemerintahan yang ada. Yaitu, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa dan kelurahan. ‘’Saya percaya, Indonesia dalam dekade ini akan semakin maju dan pesat
selalu,’’ ungkap Presiden SBY yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat
ini.
Sementara itu, bupati Tetty Paruntu saat diwawancarai mengatakan, berkaitan dengan HUT Proklamsi RI ke-66 tahun 2011. Ada beberapa hal yang disampaikan presiden RI sangat bagus dalam rangka pembangunan Minsel
lebih baik. ‘’Agar daerah mendukung program pemerintah pusat, MP3EI (Master Plant Pertumbuhan Percepatan Ekonomi Indonesia). Sebagai pemerintah Minsel, tentunya saya harus mendukung program nasional tersebut,’’ kata Tetty.
Tetty juga menjelaskan, untuk mendukung MP3EI, Indonesia memiliki 6 koridor. Juga 4 klaster yakni bantuan sosial, rumah sangat sederhana,
kredit usaha rakyat (KUR). ‘’Saya berharap, program diatas akan membantu
masyarakat Minsel. Khusus KUR, kita sudah , masukan dalam program daerah. Dan juga saya berharap realisasinya pro job, pro grow dan pro envoritment. Saya harap lagi, seluruh elemen masyarakat mendukung setiap program yang ada,’’ ucap bupati perempuan pertama hasil pilihan rakyat Minsel ini. (ape)
