
Wakil Wali Kota Manado Harley Mangindaan bersama Dandim Letkol Kav Dino Martino, RAPI dan Basarnas meninjau kondisi sepanjang DAS Tondano
Manado — Sebagai bentuk antisipasi pemerintah Kota Manado untuk mencegah terjadinya banjir susulan dan memantau dampak bencana banjir yang terjadi pada Minggu (11/1/2015) kemarin, Wakil Wali Kota Manado Harley Mangindaan menggandeng TNI, RAPI dan Basarnas melakukan pemantauan disepanjang DAS Tondano Senin (12/1/2015) sejak siang hingga sore tadi.
Dengan menggunakan perahu karet dan perlengkapan rescue lainnya, sejumlah hal yang menjadi temuan Wawali Mangindaan ketika menelusuri DAS Tondano tersebut.
Usai menelusuri DAS, kepada Beritamanado.com, Wawali Mangindaan mengungkapkan bahwa, perlunya disiapkan tanggul disepanjang bantaran DAS Tondano sebagai upaya pencegahan luapan air sungai masuk ke pemukiman warga yang tinggal ditepian DAS Tondano.
“Saya lihat perlu adanya pembangunan tanggul disepanjang tepi DAS. Ini sangat penting, agar ketika air sungai meninggi dapat tertahan dengan adanya tanggul-tangul tersebut,” kata Wawali Mangindaan.
Sementara itu, dirinya juga memandang sangat penting dipasangkannya Early Warning System (EWS) atau sistem peringatan dini di titik-titik tertentu yang berdekatan dengan pemukiman warga.
“Saya rasa dengan adanya sistem peringatan dini, warga masyarakat dapat segera mengungsi ketika mengetahui air sungai sudah mulai meninggi. Ini langkah antisipasi yang sangat penting ditempatkan di kawasan aliran sungai,” tegasnya.
Selain itu juga, dengan banyaknya sampah yang berada disepanjang DAS Tondano, Wawali Mangindaan menilai perlu adanya kesadaran masyarakat dan semua pihak untuk bersama menjaga kebersihan dari sungai yang ada di Kota Manado.
“Memang tidak bisa dituding apakah yang membuang sampah di sungai itu adalah warga Kota Manado atau warga dari daerah yang dilintasi DAS Tondano. Intinya, peran serta dan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai menjadi tanggungjawab bersama. Marilah kita sadar untuk tidak membuang sampah di sungai. Dengan begitu, kebersihan terjaga dan lingkungan yang bersih tercipta,” tutur Wawali.
Menanggapi banyaknya bangunan yang sudah melewati batas sipadan sungai, dengan tegas dirinya akan mengkaji kembali atas Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) yang dikeluarkan pemerintah Kota Manado.
“Tadi banyak bangunan yang sudah melanggar aturan. Saya akan meminta BP2T, bagian hukum, Tata Kota dan SKPD terkait untuk mengkaji kembali IMB yang sudah dikeluarkan bagi masyarakat pemilik bangunan yang berada disepanjang DAS Tondano ini. Karena setiap kebijakan, apalagi ijin harus sesuai aturan yang berlaku. Dan hal itu yang menjadi perhatian saya untuk mengawalnya,”ungkapnya. (leriandokambey)
