Amurang – Penjabat Gubernur Sulawesi Utara Soni Sumarsono mengatakan bahwa Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) adalah Angle Pertumbuhan di Provinsi Sulawesi Utara.
Untuk itu, Pemerintah dan masyarakat Minsel wajib mengamankan setiap program Nasional yang ada.
“Program nasional di daerah pertama Kapal pembangkit listrik 120 megawat NPVP, yang juga turut dijaga oleh aparat TNI enam orang, Bupati dan masyarakat Minsel wajib menjaganya, agar jangan diganggu,” ujar Sumarsono.
Lanjut dia, jika mesin pembangkit dari kapal itu berfungsi, maka Provinsi Sulawesi utara akan Surplus 50 hingga 70 Megawat.
“Enam cerobong mesin sudah dinyalakan. Namun memang harus diakui masih bisa mati lampu, jika ada permasalahan dilapangan. Kedua program Nasional tentang perampingan SKPD dalam arti esselon II III dann IV akan berkurang.
“Kita akan menerepkan kompetensi yang tepat. Klasifikasi A, B Sedang, C Kecil. Jika klasifikas C maka ada SKPD yang akan dihapus, PP Struktur Organisasi Tata Kelola (SOTK), Perubahan UU Pilkada n0 8 tahun 2015. Masih kurang, Revisi UU. Nah, dalam mewujudkan itu, kami meminta masukan Tokoh masyarakat,” ungkapnya, kemarin pada sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi Minsel ke-13.
Meski datang terlambat, selanjutnya menginformasikan wisata, Gerakan Sulut menanam “Mari Jo ke Manado”, dari Manado ke Amurang 40 fligth dari Cina akan datang ke Manado, tahun berikutnya 68 fligth.
“Saya monitor penumpang, Kapasitas meningkat Garuda 85 persen, sebelumnya 40 persen, sebagai wilayah trans Sulawesi mari kita berbenah menyambut para turis. Selain itu, Hotel harus siap menyambut para turis,” papar Sumarsono yang juga Dirjen Otda ini. (sanlylendongan)
