Politik dan Pemerintahan

Sandra Rondonuwu Pertanyakan Anggaran Dinas Pariwisata Sulut Hanya 13 Miliar

Sandra Rondonuwu
Sandra Rondonuwu

Manado, BeritaManado.com — Alotnya rapat pembahasan KUA dan PPAS APBD Tahun Anggaran 2023 serta kurangnya perhatian terhadap pembangunan Pariwisata di Sulut mendapat sorotan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Sandra Rondonuwu, SH.

Pasalnya, Kepala Dinas Pariwisata Sulut dinilai kurang mampu dalam mengelola anggaran untuk membangun Pariwisata di Sulawesi Utara yang hanya dibandrol dengan nilai 13 miliar rupiah sehingga perlu di evaluasi oleh pimpinan daerah.

“Jadi benar memang, destinasi super prioritas pariwisata di Indonesia cuma ada 5. Yang pertama candi Borobudur, kedua Mandalika Nusa Tenggara Barat, ketiga Labuan Bajo, keempat Danau Toba, dan kelima adalah Likupang. Ketika saya melihat pengalokasian anggaran yang 13 miliar, menurut catatan saya, ini terlalu kecil dan terlalu sedikit,” sorot Sandra Rondonuwu Senin, (8/8/2022) pada rapat pembahasan KUA dan PPAS.

ADVERTISEMENT

Tak sampai di situ, Rondonuwu pun mempertanyakan bahwa dasar apa sehingga pengalokasian dana pembangunan pariwisata hanya ada di angka 13 Miliar.

“Tapi bagi saya, 13 miliar ini terlalu besar di bawah kepemimpinan kepala dinas yang ada sekarang ini. Boleh ditambah dengan catatan kepala dinasnya mohon untuk dievaluasi. Tetapi kalau masih tetap, mohon 13 miliar untuk dikurangi lagi,” kata Rondonuwu.

Sementara itu, Sekprov Sulut Dr. Praseno Hadi, MM berjanji akan segera mengevaluasi jika ada dinas-dinas yang nakal melalui Inspektorat Provinsi Sulawesi utara.

“Jadi bapak ibu, kalau ada dinas-dinas yang nakal, silahkan disampaikan, nanti ada pak Ispektur terkait pembinaan kami akan tingkatkan agar lebih baik lagi,” ucapnya.

(Erdysep Dirangga)