RATAHAN – Pengerjaan proyek jalan Tatengesan-Wiau yang menelan anggaran Rp1,20 miliar ternyata pengerjaannya hanya asal-asalan. Hal ini dikatakan seorang warga Mitra yang tak mau menyebutkan namanya kepada beritamanado. Menurutnya, pengerjaan jalan tersebut diduga tidak sesuai bestek.
”Kami sangat curiga sebab proyek untuk pelebaran dan pengaspalan tidak
sesuai, jadi kami berharap agar instansi terkait dapat turun tangan untuk mengkroscek langsung di lokasi,” tuturnya sambil menambahkan proyek jalan ini dikerjakan CV.TRINITAS.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan SDA Mitra, Ir James Munaeiseche ketika dikonfirmasi beritamanado belum mau memberikan pernyataan. Dirinya hanya mengatakan akan menanyakan terlebih dahulu kepada tim teknis. (har)
