Lainnya

Presidium PNI Gelar Dialog dan Jalan Sehat, Lahirkan Komitmen Dukung Program Prabowo-Gibran

Presidium PNI Gelar Dialog dan Jalan Sehat, Lahirkan Komitmen Dukung Program Prabowo-Gibran

Jan Samuel Maringka

Jakarta, BeritaManado.com — Presidium Persatuan Nusantara Indonesia (PNI) berkolaborasi dengan Forum Masyarakat Indonesia Emas (Formas) menggelar dialog interaktif dengan tema “MBG Bermanfaat untuk Siapa?”.

Hampir bersamaan dengan itu, Presidium PNI juga melaksanakan Perjala Senja dengan jalan sehat di kawasan Stadion Gelora Bung Karno (GBK).

ADVERTISEMENT

Kegiatan jalan sehat ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum Presidium PNI Jan Samuel Maringka (JSM) dan didampingi Sekretaris Jenderal Surya Kusumanegara, Bendahara Umum Vera Sanger, serta pengurus lainnya.

“Saat dialog, kami membahas tentang program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan menyatakan dukungan atas keberlanjutan program ini dengan pengaturan yang sebaik-baiknya. Selain itu kami juga melakukan olahraga bersama untuk menjaga kesehatan. Apa yang kami lakukan ini juga merupakan dukungan terhadap program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas),” ungkap Jan Maringka.

Maringka mengatakan bahwa ada 7 pilar Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) yang perlu diketahui masyarakat Indonesia, diantaranya melakukan aktivitas fisik, mengonsumsi buah dan sayur, tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol, memeriksa kesehatan secara rutin, menjaga kebersihan lingkungan dan menggunakan jamban sehat.

Presidium PNI Gelar Dialog dan Jalan Sehat, Lahirkan Komitmen Dukung Program Prabowo-Gibran

“Supaya masyarakat kita sehat, maka rajinlah berolahraga dan mengonsumsi makanan yang sehat. Selain itu Germas juga mencakup penguatan infrastruktur dasar seperti akses air minum dan pemukiman layak huni, serta program-program lainnya,” kata Jan Maringka.

Ia juga mengatakan bahwa Perjaka Senja Presidium PNI ini, bertujuan memasyarakatkan budaya hidup sehat dan meninggalkan kebiasaan tidak sehat di masyarakat sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan dan produktivitas masyarakat. 

“Kalau semua pengurus dan anggota Presidium PNI sehat, maka kami sudah membantu pemerintah menggalakkan program Indonesia Sehat. Melalui gerakan masyarakat sehat ini, akan tercipta budaya hidup sehat di semua anggota Presidium PNI,” ukar Jan Maringka.

Presidium PNI Ucapkan Dirgahayu Ulang Tahun TNI ke 80 Tahun

Acara Jalan Sehat Perjaka Senja ini juga untuk memperingati Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (HUT-TNI) ke 80, dimana organisasi Presidium PNI sejalan dengan tujuan didirikannya lembaga pertahanan ini, untuk mencintai tanah air nusantara dan menjaga persatuan kesatuan RI.

“Kami para pengurus dan keluarga besar Presidium PNI mengucapkan Dirgahayu TNI ke 80 Tahun. Semoga TNI selalu jaya sepanjang masa,” ucap Jan Maringka.

Sebelumnya, pada sesi dialog Presidium PNI dan Formas membicarakan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Presidium PNI yang tergabung di Forum Masyarakat untuk Indonesia Emas (Formas) menggelar Dialog Interaktif tentang MBG Bermanfaat untuk Siapa?

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Restoran Rarampa Jl. Mahakam II No 1 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (4/10/2025).

Formas itu sendiri adalah himpunan 80 Ormas pendukung Pemerintahan Prabowo-Gibran.

Formas merupakan organisasi yang dekat dengan Ketua Dewan Pembina Pengurus Pusat Hasjim Djojohadikusumo adik Presiden RI Prabowo Subianto.

Ketua Umum Presidium PNI Jan Maringka mengatakan bahwa Progam MBG adalah program unggulan janji kampanye Presiden Prabowo Subianto.

Tujuannya agar anak-anak Indonesia cerdas dan pintar di masa mendatang.

“Tentunya dalam implementasinya yang perlu kita jaga. Sebagai struktur baru Badan Gizi Nasional (BGN) tidak bisa berjalan sendiri. Kehadiran organisasi Formas ini bisa terlibat memberikan kontribusi nyata dalam pengawasan MBG,” kata Jan Maringka.

Kata Maringka, struktur BGN hanya ada di pemerintah pusat, sementara SPPG tersebar dari Sabang sampai Merauke. Tentunya BGN perlu melibatkan ormas seperti Formas yang memiliki jaringan di bawah untuk bisa mengawasi program. Sebab BGN tidak bisa bekerja sendirian.

Presidium PNI Gelar Dialog dan Jalan Sehat, Lahirkan Komitmen Dukung Program Prabowo-Gibran

“Kita juga bisa melihat sudah banyak dampak implementasinya. Baik problematika anggarannya, problematika kesehatan dan lainnya,” ujar Jan Maringka.

Kedepan katanya, jangan lagi makanan-makanan yang jadi beracun dan ini yang perlu minimalisir. Yang artinya cita-cita baik ini kita kawal bersama.

“Agar kita bersama-sama pemerintah mewujudkan program-program pembangunan secara tepat waktu dan tepat sasaran. Bersama Formas kita wujudkan Indonesia Emas,” pungkas Mantan Jamintel Kejagung RI 2017-2020.

Sementara itu, Ketua Umum Forum Masyarakat Indonesia Emas (Formas), Yohanes Handojo Budhisedjati, menyampaikan dukungan atas pelaksanaan Program MBG.

Ia menilai, keterlibatan ahli gizi dan penggunaan teknologi perlu terus diperkuat untuk mencegah potensi kesalahan internal maupun eksternal.

“Keracunan bisa dari internal, tapi juga jangan lupa faktor eksternal dan tangan-tangan jahil, itu perlu dikaji lebih teliti,” kata Yohanes.

Ia berharap, BGN dapat menonjolkan peran para pakar gizi agar masyarakat memahami kualitas dan kredibilitas program yang dijalankan.

Yohanes menambahkan, Formas siap mendukung pemerintah melalui evaluasi dan kajian strategis yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas lembaga demi memastikan keberlanjutan program makan bergizi di Indonesia.

(***/Frangki Wullur)