
Aparat Polsek Langowan Barat saat berada di lokasi kejadian, perbatasan Desa Kopiwangker dan Paslaten
Penulis: Frangki Wullur | Langowan Barat
Kepolisian bersama perangkat Desa Paslaten dan Desa Kopiwangker, Kecamatan Langowan Barat, bergerak cepat meredam perselisihan antarkelompok pemuda yang terjadi di wilayah perbatasan kedua desa, Minggu (13/9/2026) malam.
Langkah cepat tersebut dilakukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta mencegah persoalan berkembang menjadi gangguan yang lebih luas.
Kapolsek Langowan Barat IPDA Andrew Nelwan, S.H. mengatakan, pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah menerima informasi dari masyarakat.
Menurutnya, pendekatan persuasif menjadi langkah awal yang dilakukan bersama perangkat desa dari kedua wilayah.
“Kami langsung turun ke lokasi untuk memastikan situasi tetap terkendali. Bersama pemerintah desa, kami melakukan pendekatan kepada kedua kelompok dan mengarahkan mereka untuk membubarkan diri agar situasi tidak berkembang,” ujar Nelwan.
Polisi dan Pemerintah Desa Utamakan Pencegahan
Nelwan menegaskan, kepolisian tidak hanya melakukan pengamanan di lapangan, tetapi juga akan mendalami persoalan yang menjadi latar belakang terjadinya perselisihan.
Ia menyebut, koordinasi dengan Pemerintah Desa Paslaten dan Pemerintah Desa Kopiwangker akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya penyelesaian persoalan secara baik dan mencegah terulangnya kejadian serupa.
“Yang paling penting saat ini adalah menjaga agar situasi tetap aman dan kondusif. Kami juga akan melakukan pendalaman serta koordinasi dengan pemerintah desa untuk mencari akar persoalan dan menyelesaikannya sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Kronologi Perselisihan di Wilayah Perbatasan
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun polisi, perselisihan bermula ketika kelompok pemuda dari Desa Paslaten melintas di wilayah Desa Kopiwangker.
Saat melintas, kelompok tersebut diduga melakukan aksi menggeber kendaraan sepeda motor yang kemudian mendapat reaksi dari kelompok pemuda setempat.
Situasi serupa juga diinformasikan terjadi ketika kelompok pemuda Desa Kopiwangker berada atau melintas di wilayah Desa Paslaten.
Kedua kelompok kemudian bertemu di kawasan perbatasan desa, tepatnya di sekitar kompleks tempat pemancingan ikan, hingga terjadi keributan.
Mendapat informasi tersebut, anggota piket Polsek Langowan Barat segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan mitigasi.
Saat polisi tiba, perangkat desa dari kedua pihak juga telah berada di lokasi. Polisi bersama perangkat desa kemudian melakukan pendekatan dan meminta kedua kelompok membubarkan diri.
Tidak terdapat korban dalam kejadian tersebut. Setelah dilakukan langkah pengamanan dan mitigasi, kedua kelompok meninggalkan lokasi dan kembali ke rumah masing-masing.
Polisi Dalami Akar Persoalan
Dari hasil pengumpulan bahan keterangan di lapangan, polisi memperoleh informasi bahwa sebagian pemuda dari kedua desa sebelumnya telah memiliki riwayat perselisihan.
Kondisi tersebut menjadi perhatian kepolisian karena dapat memicu kembali persoalan apabila tidak segera dilakukan langkah penyelesaian bersama.
Karena itu, Polsek Langowan Barat akan meningkatkan pemantauan situasi Kamtibmas, terutama di wilayah perbatasan Desa Paslaten dan Desa Kopiwangker.
Selain itu, kepolisian akan berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk mempertemukan unsur pemuda dari kedua desa dalam rangka mediasi.
Penegakan Hukum Tetap Berjalan
Kapolsek Langowan Barat menegaskan, upaya penyelesaian secara kekeluargaan tetap berjalan tanpa mengesampingkan ketentuan hukum.
“Kami mengedepankan pencegahan dan penyelesaian secara kekeluargaan. Namun, apabila dalam pendalaman ditemukan adanya pelanggaran hukum, tentu akan ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku,” kata Nelwan.
Ia juga mengajak masyarakat, khususnya para pemuda di kedua desa, untuk tidak mudah terpancing situasi dan menyerahkan setiap persoalan kepada pemerintah serta aparat yang berwenang.
“Jangan sampai persoalan yang sebenarnya dapat diselesaikan dengan komunikasi justru berkembang menjadi masalah yang lebih besar. Kami mengajak semua pihak menjaga keamanan bersama dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu perselisihan,” ujarnya.
Polsek Langowan Barat selanjutnya akan melakukan pemantauan perkembangan situasi, memperkuat koordinasi dengan kedua pemerintah desa, serta mengupayakan pertemuan dan mediasi antarpemuda sebagai bagian dari langkah menjaga kondusivitas wilayah.
