Manado, BeritaManado.com – PT PLN (Persero) UP3 Kotamobagu kembali melaksanakan penanaman 1.000 pohon. Ribuan pohon tersebu ditanam di empat desa.
Yakni, Desa Mopait (Kab. Bolmong), Desa Tangaton (Kab. BolTim), Desa Inuai (Kab. Bolmong), serta di Desa Lobong yang mana terdapat salah satu unit pembangkit terbarukan yakni ULPLTMh Loboing.
Manajer Bagian KSA, Muhammad Naufal, menyatakan, program penanaman pohon ini merupakan wujud dari kepedulian dan tanggung jawab PLN terhadap penyelamatan lingkungan serta sebagai salah satu Misi PLN dalam menjalankan kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan.
“PLN sebagai perusahaan yang bergerak di bidang energi listrik tentu harus bertanggung jawab melestarikan lingkungan sekitar. Program ini merupakan salah satu upaya PLN dalam menjaga lingkungan khususnya untuk warga masyarakat di Bolaang Mongondow Raya. Harapannya pohon ini dapat tumbuh subur dan hasilnya dapat dimanfaatkan khususnya oleh masyarakat Bolmong Raya, bahkan hingga beberapa tahun ke depan,” tuturnya.
Ada 6 jenis pohon yang ditanam diantaranya pohon Mangga, Rambutan, Mahoni, Kemiri, Nantu, dan Jambu Air Hutan, sebagai tanaman khas lokal di Bolaang Mongondow Raya.
Program penanaman pohon yang merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap lingkungan, mencegah efek rumah kaca, dan mengurangi global warming.
Program ini juga mengajak stakeholder PLN, masyarakat dan akademisi untuk ikut bersama menjaga lingkungan hidup.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan edukasi serta sosialisasi tentang bahaya listrik, Aplikasi PLN Mobile, bahkan promo-promo tambah daya dan Stimulus Listrik.
“Bantuan 1000 pohon yang diberikan oleh PLN ini tentu akan kami jaga sebaik mungkin hingga berbuah dan tumbuh besar. Meski baru ditanam, kami sudah bisa merasakan manfaatnya bagi warga kami,” kata Arman Selaku Ketua BMR Forum Hijau.
Untuk kemudahan mengakses layanan PLN, masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi PLN Mobile, yang dapat diunduh di Google Playstore untuk Android atau App Store untuk iOS demi kemudahan layanan kapan saja dan dimana saja.
(***)

