Politik dan Pemerintahan

Personil FPDIP Saling Tuding Bela Rakyat

Manado – Menyikapi sikap walkout Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) pada saat paripurna pengesahan dana Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Sulut sebesar Rp116 M, beberapa waktu lalu.

Salah satu personil fraksi Benny Ramdhani menyatakan keberatannya terhadap sikap FPDIP tersebut. Menurut politisi asal Bolmong ini menganggap FPDIP tidak peka dengan kondisi masyarakat, lebih lanjut dirinya menuding FPDIP kini telah menodai perjuangan partai moncong putih dalam membela rakyat.

“Rakyat telah mendesak agar Pemilukada segera dilaksanakan, kenapa harus dipersulit,” ujarnya seraya tersenyum. Lebih lanjut Ramdhani mengomentari juga soal kekhawatiran FPDIP tentang adanya indikasi penyelewengan terhadap besaran dana pemilukada tersebut, Ramdhani menegaskan tidak perlu takut, Negara ini memiliki Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan jajaran personil Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sulut juga tak mungkin mengambil resiko menyelewengkan dana tersebut.

ADVERTISEMENT

Disisi lain tundingan juga muncul dari personil FPDIP lainnya, yakni Mixon Tilaar, menurut Tilaar yang telah menghianati amanah rakyat adalah Benny Ramdhani sendiri.

“Ramdhani harus berkaca terhadap sikapnya yang tak mengindahkan partai, dan kondisi kesulitan ekonomi yang sedang dialami oleh rakyat,” tegas politisi
dapil kota Bitung ini.

Mengakhiri  komentarnya terhadap pernyataan Ramdhani, Tilaar berharap Ramdhani dapat melakukan Instropeksi diri. (IS)