
Manado, BeritaManado.com – Momentum Idul Fitri 1447 Hijriah menjadi saat dimana segenap umat Islam menunjukkan sikap saling memaafkan.
Hal itu dapat terlihat sesaat setelah umat Islam selesai menjalankan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah di masjid bersama keluarga dan kerabat.
Dalam momentum ini, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Maya Rumantir mengatakan satu hal mendasar terkait sikap saling memaafkan tersebut.
Menurutnya itu bukan sekedar sebuah tradisi, namun memiliki dasar yang mungkin tidak semua orang dapat melihat dan memahaminya.
“Sikap memaafkan lahir dari sebuah keputusan berani dari setiap pribadi umat Islam. Keputusan itu diaktualisasikan kepada keluarga dan kerabat begitu selesai menunaikan Sholat Idul Fitri di masjid. Ini kelihatan hanya keputusan sederhana, namun sesungguhnya punya dampak yang besar,” ungkap Maya Rumantir.
Ditambahkannya, melalui keputusan sederhana itu, sebuah bangsa yang besar seperti Indonesia dapat terus hidup berdampingan dengan aman dan damai.
“Kita bisa bayangkan sendiri jika semua komunitas masyarakat yang beranekaragam kepercayaan bisa melakukan hal ini, maka tidak akan ada kejadian-kejadian yang mengusik rasa damai di tengah-tengah masyarakat. Selamat IDul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya.
(Frangki Wullur)
