Minut

Masyarakat Minut Sadar Wisata 2015

Airmadidi – Drs Sompie SF Singal MBA sebagai Bupati Minahasa Utara, mengakui pola pikir dari warga harus diubah, seiring visi Minut sebagai daerah tujuan wisata 2015.

Menurutnya, warga harus membiasakan diri bersikap ramah terhadap warga asing atau turis. “Dengan memberikan senyuman juga tak ragu menawarkan bantuan,” kata Bupati Sompie Singal saat membuka Seminar Sadar Wisata, di Sutanraja Hotel, Selasa (22/9)

Sikap ramah diberikan, membuat turis merasa nyaman berada di daerah Minahasa Utara, dan rasa nyaman diperoleh mereka, maka dipastikan mereka akan kembali lagi, bukan sendiri tapi bersama teman dan keluarga.

ADVERTISEMENT

“Ini promosi dari mulut ke mulut, dari turis satu ke yang lain, bila ramah dan nyaman, itu pun akan dipromosikan sendiri oleh turis itu,” jelas Bupati Sompie Singal.

Hal lainnya yang perlu diperhatikan, dalam menunjang sadar wisata adalah tidak membuang sampah sembarangan, terlebih di lokasi sekitaran objek wisata, karena sebagaimana indahnya objek wisata, kalau kotor tetap tidak indah.

“Mari kita jaga kebersihan di lingkungan kita masing-masing, membudidaya sadar wisata yang indah dan bersih,” kata Bupati Sompie Singal.

Hal lainnya seperti cara berpakaian serta tingah laku juga menjadi perhatian dari Bupati Sompie Singal akan sadar wisata. Menurutnya, hal itu sepele tapi sesungguhnya sangat penting.

“Kalau kotor atau kita jorok, akan timbul pemikiran buruk bagi mereka turis yang berkunjung,” kata Bupati Sompie Singal.

Dicontohkannya, daerah Bali, dimana kunci sukses pariwisata, termasuk keterlibatan penuh warganya dalam aktivitas kepariwisataan.

“Warga menyatu dengan objek wisata, Ini yang coba kita tumbuhkan, sadar wisata bagi kita semua. Saya contoh, tas milik turis yang tertinggal di objek wisata, warga yang melihat akan mengembalikan, itu sadar wisata,” jelas Bupati Sompie Singal.

Daerah Minahasa Utara memiliki banyak objek wisata, mulai dari danau, pantai, wisata religi, budaya, gunung hingga agro wisata, bahkan memiliki objek wisata buah, dan pantai Minut yang terpanjang di Sulut.

“Segala keunggulan itu menjadi tidak ada gunanya, jika tak ada kesadaran warga akan sadar wisata. Pemerintah pun akan memacu pembangunan infrastruktur di lokasi wisata,” kata Bupati Sompie Singal.

“Untuk mewujudkan visi, kita harus bersiap untuk tahun 2015, harus mulai dari sekarang,” tandas Bupati Sompie Singal.

Diketahui, seminar tersebut diadakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Minut, dihadiri pelaku wisata serta warga sekitar objek wisata dan desa wisata. (robin tanauma)