Mitra

Manado Jadi Pusat Seleksi dan Karantin Putera-Puteri Mitra

Ratahan, BM – Sulit dipercaya tapi inilah realitanya dimana Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Mitra selaku penyelenggara ivent tahunan pemilihan Putera-Puteri terbaik Mitra memilih dan menjadikan Manado sebagai pusat seleksi dan karantina. Mungkinkah dipilihnya Manado karena kondisi ibukota Ratahan yang belum nampak sebagai sebuah kota, ataukah kerena tidak adanya fasilitas yang layak bagi para peserta di daerah ini?

Yang jadi pertanyaan lagi, mungkinkah dilaksanakannya seleksi dan karantin di Kota Manado nantinya para peserta akan mengerti dan memahami persis tugas dan tanggungjawab mereka, dan apakah juga mereka akan tahu banyak soal kultur budaya, adat dan pariwisata Mitra…Semoga…!

“Ini sangat memalukan, masakan seleksi dan karantin Putera-Puteri Mitra malah dibuat di Manado. Apa sebenarnya yang menjadi alasan pihak pemerintah, apakah nantinya ini akan berguna bagi para peserta. Ataukah penyelenggara menganggap Mitra tak layak untuk tempat pelaksanaan,” tegas pemerhati budaya Mitra, Alfendi Rayoh.

ADVERTISEMENT

Diketahui, dari jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 30 orang, sedikitnya yang ambil bagian dalam tahap seleksi dan karantin yang dipusatkan di Kalasey Indah sebanyak 20 peserta dan akan berlangsung selama 4 hari (14-17 Mei) 2012. Sementara 10 lainnya dengan sendirinya dinyatakan gugur karena tidak hadir. Melalui tahapan seleksi dan karantin, peserta juga dibekali materi tentang pemerintahan, budaya, pariwisata dan hal-hal yang berhubungan dengan Tupoksi Disbudpar.(Dul