BITUNG—Keluhan demi keluhan, sorotan demi sorotan terus saja ditujukan ke pihak PLN Ranting Kota Bitung. Malah kali ini, Ketua LSM Peduli, Wahyu Nawawi menyebut ada jaringan mafia di management PLN Ranting Kota Bitung yang selama ini merugikan pelanggan.
“Yang paling jelas saat ini adalah mafia pencatat rekening listrik di PLN Ranting Kota Bitung, dan itu sudah kami buktikan sendiri lewat hasil investigasi di lapangan,” kata Nawawi.
Menurut Nawawi, modus para mafia pencatat rekening listrik ini sendiri sudah berjalan sekian tahun di Kota Bitung. Dimana para petugas pencatat meter secara bergilir memanipulasi angka meter yang bertujuan untuk menaikkan biaya pembayaran tiap bulan.
“Jadi modusnya, pada bulan ini beberapa rumah di zona A dinaikkan angka pemakaian, kemudian pada bulan berikut, beberapa rumah di zona B juga dilakukan hal yang sama. Dan ini terus digilir setiap bulannya secara bergantian, dan pasti setiap pelanggan akan mengalami tagihan yang tiba-tiba membengkak,” jelas Nawawi.
Lebih parahnya lagi, menurtnya, apa yang telah tercatat di slip tagihan tidak dapat diganti oleh pihak PLN, kendati petugas telah melakukan pengecekan di lapangan dan menemukan angka pemakaian tidak sesuai dengan tagihan. (en)
