Ratahan – Jika sebelumnya hanya tercatat sebanyak 11 orang siswa tak ikut UN, di hari kedua pelaksanaan Ujian Naional (UN) di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) sendiri meningkat sebanyak 12 orang siswa yang tercatat tak ikut UN.
Dikatakan Kadispora Mitra Dra Olvie Sumual MPd didampingi Kabid Dikmenti Dra Meike Rondonuwu, alasan para siswa tersebut tidak ikut UN berbeda-beda, selain sudah menikah ada juga yang tidak melanjutkan jenjang pendidikannya walaupun sudah tercatat sebagai peserta UN.
“Dari 12 siswa yang dipastikan tidak ikut UN, 1 siswa diantaranya tidak bisa
ikut dikarenakan sakit. Untuk yang sakit nantinya akan mengikuti ujian ulang
satu minggu sesudah UN digelar,” jelas Sumual didampingi Rondonuwu.
Sementara itu, hal yang sama kembali terjadi di SMK 1 Ratahan, dimana untuk soal mata pelajaran bahasa inggris, kekurangan sebanyak 94 naskah (Soal dan LJUN), akibatnya pihak sekolah terpaksa kembali mengcopy naskah dan LJUN tersebut sama halnya saat hari pertama UN dilaksanakan, kemudian dibagikan ke para peserta.
“Itu hanya masalah data saja dari pusat. Sedangkan dari pantau jajaran Dikpora, suasana dan kondisi pelaksanaan UN di Mitra berjalan dengan baik, lancar dan aman,” pungkas keduanya. (Dul)
