Berita Utama

Kader NasDem, Golkar dan PSI Serempak Pindah ke Gerindra

Kader NasDem, Golkar, dan PSI pindah ke Gerindra dalam Rakerda Partai Gerindra Sulawesi Utara di Manado.
Sejumlah tokoh politik Sulawesi Utara dari berbagai partai resmi bergabung ke Partai Gerindra dalam Rakerda Gerindra Sulut di Hotel Four Points by Sheraton Manado, Sabtu (23/5/2026), dipimpin Ketua DPD Gerindra Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus.

Penulis: Tim Redaksi

Sejumlah politisi dan kader lintas partai di Sulawesi Utara serentak memilih bergabung ke Partai Gerindra, menandai konsolidasi besar partai berlambang kepala garuda itu di Bumi Nyiur Melambai.

Langkah mengejutkan ini terjadi dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Gerindra Sulawesi Utara di Hotel Four Points by Sheraton Manado, Sabtu (23/5/2026).

ADVERTISEMENT

Tokoh yang resmi bergabung adalah Wali Kota Bitung Hengky Honandar (NasDem), Wakil Wali Kota Kotamobagu Rendy Virgiawan Mangkat (Golkar), serta delapan staf khusus gubernur — di antaranya mantan Sekretaris PSI Sulut Kristo Ivan Ferno Lumentut.

Hengky Honandar, Kader NasDem Berlabuh ke Gerindra

Bagi Hengky Honandar, pindah partai bukan hal baru. Ia pernah menjadi kader Partai Demokrat, lalu PDI Perjuangan pada 2019.

Pada 2024, ia resmi bergabung dengan NasDem — ditandai penyerahan KTA langsung oleh Ketua DPW NasDem Victor Mailangkay di Nasdem Tower Manado — untuk maju di Pilkada Kota Bitung 2024.

Berpasangan dengan Randito Maringka dan diusung koalisi NasDem, Gerindra, PAN, Demokrat, dan Perindo, ia berhasil terpilih sebagai Wali Kota Bitung.

Kini ia resmi melabuhkan pilihan politiknya ke Gerindra (Baca: Yulius Selvanus Serahkan KTA ke Hengky Honandar, Gerindra Sulut Tambah Amunisi Politik).

Kader Muda Golkar, Rendy Virgiawan Mangkat

Rendy Virgiawan Mangkat, Wakil Wali Kota Kotamobagu kelahiran 7 Mei 1990, tumbuh dalam keluarga yang lekat dengan dunia politik Golkar.

Ayahnya, mendiang Abdul Kadir Mangkat (AKM), dikenal sebagai salah satu tokoh Golkar berpengaruh di kawasan Bolaang Mongondow dan terakhir menjabat Wakil Ketua DPRD Bolmong.

Jejak sang ayah rupanya menjadi pijakan.

Rendy memulai karier politiknya di partai yang sama dan menjabat anggota DPRD Kotamobagu sejak usia 24 tahun, lalu dipercaya sebagai wakil bendahara DPD Golkar Kotamobagu sejak 2014.

Pada Pilkada Kotamobagu 2024, ia berpasangan dengan Weny Gaib dalam koalisi besar yang turut melibatkan Gerindra.

Rendy pun bergabung dengan Gerindra.

Delapan Staf Khusus Gubernur Ikut Bergabung

Staf khusus gubernur Kristo Ivan Ferno Lumentut merupakan anggota DPRD Sulut termuda periode 2019–2024. Ia terpilih pada usia 26 tahun dengan raihan 28.933 suara lewat Partai Demokrat dari Dapil Kota Manado.

Sebelumnya ia menjabat Sekretaris PSI Sulut, kini Kristo resmi masuk Gerindra.

Staf khusus lainnya, Christian Yokung, juga turut bergabung.

Mantan Wakil Sekretaris DPW Partai NasDem Sulut ini pernah maju sebagai caleg DPRD Sulut pada Pemilu 2019 Dapil Manado nomor urut 4 dan mundur dari partai pada 8 Juni 2021 (Baca: Wah! Christian Yokung Mundur dari Partai NasDem).

Tommy Sampelan pun menyusul bergabung. Tahun 2014, Tommy pernah menjadi caleg DPRD Minahasa Dapil I dari Partai Demokrat No Urut 4.

Mantan Ketua Divisi Tanggap Darurat dan Bantuan Kemanusiaan DPC Partai Demokrat Kabupaten Minahasa (2017–2022) ini pernah dilantik sebagai staf khusus gubernur bidang perburuhan pada 18 Januari 2022 di era pemerintahan Olly Dondokambey – Steven Kandouw.

Kini ia menjabat staf khusus Gubernur Yulius Selvanus dan resmi bergabung ke Gerindra.

Nama-nama staf khusus lain yang turut bergabung adalah Reza Sofian, John Sada, Yance Lantu, Januardo Ch Bilang, dan Geovani Kaunang.

Kedelapan staf khusus Gubernur Yulius Selvanus yang resmi bergabung ke Gerindra ini menjadi sinyal konsolidasi politik yang jarang terjadi sekaligus semakin mengukuhkan Gerindra sebagai kekuatan yang diperhitungkan di Sulawesi Utara.

Rakerda itu dihadiri Ketua Harian sekaligus Ketua Bappilu DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, yang meminta seluruh kader Gerindra Sulut tetap rendah hati di tengah gelombang masuknya tokoh-tokoh baru.

Hadir pula Bambang Haryadi (Ketua Umum PP Satria/Anggota DPR RI) dan Ki Hadi Wiyanto (Anggota Komisi III DPR RI) selaku Wakil Ketua Bappilu DPP Gerindra.