Lainnya

Judie Turambi: Bangsa Minahasa Bukan Indekost di Indonesia

Judie Turambi: Bangsa Minahasa Bukan Indekost di Indonesia

Judie Turambi

Kawangkoan, BeritaManado.com — Bangsa Minahasa bukanlah suatu komunitas masyarakat yang indekost atau numpang tinggal di Indonesia.

Hal itu ditegaskan Judie Turambi di sela-sela persiapan pelaksanaan Seminar Nasional pengusulan Alex Mendur dan Frans Mendur sebagai pahlawan nasional, Minggu (2/11/2025).

ADVERTISEMENT

Menurut Judie Turambi sendiri, Minahasa punya banyak tokoh yang telah digelari sebagai pahlawan nasional.

Bahkan, sejauh ini ada sekitar 10 orang yang telah menyandang gelar pahlawan nasional.

Mereka adalah GSSJ Ratulangi (Sam Ratulangi), Piere Tendean, Maria Walanda Maramis, Arie Lasut, Robert Wolter Mongisidi, John Lie, Lambertus Nicodemus Palar, Bernhard Wilhelm Lapian, Alexander Andries Maramis, Arnold Izaak Zacharias Mononutu dan Baraha Santiago.

Menurut Turambi, hal tersebut menjadi bukti bahwa bangsa Minahasa bukan indekost di republik ini.

Tokoh masyarakat Kawangkoan Stefen Supit menuturkan bahwa mayoritas pahlawan nasional asal Minahasa berjuang dalam koridor nasionalisme NKRI, bukan dari sudut pandang kesukuan, kedaerahan atau agama.

“Mereka berjuang dalam koridor mewujudkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Ini harus kita syukuri,” ujarnya.

Seperti tak habis-habisnya, tahun 2025 ini, Minahasa kembali mengusulkan doa sosok kakak beradik asal Kawangkoan Alex Mendur dan Frans Mendur.

Turambi menjelaskan bahwa keduanya adalah pribadi yang sangat berjasa dalam mendokumentasikan momen-momen penting kemerdekaan Indonesia.

Bahkan, perjalanan sebelum dan sesudah kemerdekaan Indonesia, Alex Mendur dan Frans Mendur terus mendokumentasikan momen-momen penting yang terjadi, baik di dalam dan luar negeri.

“Mari kita dukung dalam doa atas upaya yang sedang kita perjuangkan bersama ini. Semoga tidak ada halangan berarti sehingga Alex Mendur dan Fran Mendur bisa digelari pahlawan nasional,” harapnya.

(Frangki Wullur)