Kakas – Kekuasaan Tuhan terhadap hidup manusia di saat sakit tak dapat dibendung oleh kecanggihan peralatan medis apapun, karena jika Sang Pencipta sudah berkenan, maka nyawa seseorang dapat diambilnya kembali kapan saja Ia mau. Itulah yang dibuktikan Sang Pencipta terhadap almarhun Raffles Willem Malonda BA, yang dipanggil menghadap pangkuan-Nya, Sabtu (11/7/2015) dalam usia 79 tahun 10 Bulan 5 hari.
Ayahanda tercinta Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara Herwyn Malonda ini dikabarkan menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 3.15 WITA dinihari di RSU Bethesda Tomohon. Almarhum meninggalkan seorang isteri Dra Norma Malonda-Tumbelaka dan 4 orang anak serta 8 orang cucu.
Adapaun anak-anak yang ditinggalkan almarhun yaitu Herwyn Malonda MPd (Kel. Malonda-Laloan/Ketua Bawaslu Sulut), Jacqueline Malonda SP (Kel. Umboh-Malonda), Dr. Debbie Malonda (Kel. Panji Nasarani-Malonda) dan Lord Arthur Malonda SPd (Kel. Malonda-Tambariki/Komisioner KPU Kabupaten Minahasa).
“Hal ini memang sangat memilukan hati karena kami sekeluarga harus kehilangan salah satu figur sentral dalam keluarga. Tapi sebagai orang percaya, saya sangat yakin ada maksud Tuhan dibalik peristiwa iman ini. Mengenai tugas-tugas saya sebagai Ketua Bawaslu Sulut tetap akan berjalan sebagaimana mestinya, karena itu juga adalah tugas negara,” ungkap Herwyn Malonda.
Informasi yang diterima BeritaManado.
Com Sabtu siang ini, bahwa ibadah pemakaman direncanakan digelar pada Senin (13/7/2015) pekan depan di rumah duka Keluarga Malonda-Tumbelaka Desa Talikuran Jaga 1 Kecamatan Kakas Kabupaten Minahasa.
Ditempat terpisah, Pemimpin Redaksi BeritaManado.com Hanny Sumakul atas nama seluruh staf redaksi menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya orangtua dari Ketua Bawaslu Sulut tersebut. (frangkiwullur)
