
Gregorius Tonny Rawung
Manado – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado, Hanny Joost Pajouw – Gregorius Tonny Rawung memiliki harapan yang besar mewujudkan Manado sebagai kota berkembang, melalui berbagai aspek yang diantaranya sektor pariwisata.
Dikatakan Rawung, untuk menjadikan Manado sebagai kota tujuan pariwisata, bukan hanya tergantung pada taman laut Bunaken.
“Tanpa Bunaken, pariwisata di Manado bisa berkembang. Karena, untuk menjadi daerah tujuan wisata bukan hanya tergantung pada kawasan wisatanya saja, tapi bisa juga dengan banyaknya icon baru yang disiapkan pemerintah untuk menarik perhatian wisatawan lokal hingga mancanegara,” kata Rawung.
Selain itu, Rawung berpendapat, di Sulut banyak terdapat lokasi pariwisata yang akan ikut berperan dalam kemajuan perekonomian Kota Manado.
“Kan, untuk pergi ke seluruh tempat wisata yang ada di Sulut, tentunya harus melewati Manado. Jika pemerintah memberikan jaminan kenyamanan dan keamanan bagi wisatawan, pastinya mereka akan menginap di Manado. Wisatawan ini hanya pergi mengunjungi lokasi wisata dan kembali bermalam di Manado. Itu bisa terjadi, jika dari segi keamanan dapat dijamin, serta penginapan seperti hotel-hotel dijamin juga kenyamanannya,” tandasnya.
Ditambahkannya, kenyamanan berkendara dan infastruktur jalan yang baik, akan ikut mempengaruhi terwujudnya kota pariwisata yang diidam-idamkan pemerintah serta masyarakat.
“Kemacetan juga menjadi salah satu persoalan yang akan membuat wisatawan tidak nyaman. Begitu juga jalan rusak. Apalagi penataan kotanya sangat baik. Menguntungkan lagi, jika banyak wisatawan datang di Sulut dan menginap di Manado, perekonomian masyarakat akan ikut meningkat,” pungkas politisi PDIP ini. (leriandokambey)

Ada ikon kota Manado manjo pasiar di tugu lilin wkwwkkwkwkkkw
Ini org2 ba komen rupa nda pernah ke bunaken so ancor2 depe pantai dan coral… mau bukti? Pilia depe sampah plastik.. Angel mmg betul yg perlu diketahui di Dekat Lihaga ada byk spot Diving yg bagus2.. makanya jgn byk ba bilg orgvpe statment salah… pake bukti
maju trus LIHAGA dgn pantai PALL ,ikon wisata yang baru ,jaoh jaoah ka bali .PANTAI pall =panjang likuapang ,.heheheh lebe mantap dari bunaken
Pak TORA, harusnya tu stament, bekeng lebe bagus tu Bunaken yang so mendunia, kemudian tambah ikon2 baru yang menarik, truz tingkatkan stabilitas dan kenyamanan… Jangan seperti memandang sebelah mata Bunaken yang so jelas2 mengangkat nama Manado selama ini! Semoga sukses Pak…
HJP-TORA belum terbukti…, kalo IMBA sudah…, hehe…
Sah2 saja maksudnya tora.artinya pariwisata sulut jgn hanya mengandalkan satu objek wisata yaitu yg selama ini menjadi icon sulut yakni bunaken. Saya setuju kl kita mau menggali banyak potensi pariwisata di sulut tanpa menyempelekan faktor pendukung lainnya seperti keamanan,informasi,fasilitas jaln dan transportasi serta fasilitas2 di obyek wisata dan perawatannya.
Nah ini tu pikiran sehat, mangarti isi berita ini dan memahami maksud dari sumber berita.
sedangkan bunaken sdh lama jd andalan wisata manado nda mau di urus.. apalagi mau ciptakan objek wisata lain..
susah…. klo ada pemimpin cm yg penting ngomong…
bagi ngoni yang hobi diving pi bunaken jow ,,bagi trg suka pantai ya pantai ,,ralat lihaga nda di manado ,lihaga di desa serei likupang ,,,
apa yg di katakan tora so betul ,karna so ada pante pall dgn lihaga yg menurut kita lebe mantap dari bunaken ,bunaken cuma kusus ba diving bagi trg yg nentau diving yaa pante pall dgn lihaga ,jadi tora ada bilang betul ,,betul betul ,,
Hahaha, kalo cuma mo cari pantai, banyak di indonesia yg punya pantai lebe bagus dari lihaga, kiapa harus jao jao pi manado ? maar kalo mo cari coral kelas dunia yg dekat deng kota besar, cuma ada di bunaken manado. Jadi kalo nyanda ada bunaken, mau jadi apa pariwisata manado ? Hahaha
Sangat disesalkan pernyataan ketua organisasi selam tapi meremehkan objek wisata selam. Apalagi bunaken..
Ini pernyataan bodoh……apa yang akan diandalkan Manado untuk pembangunan pariwisata……kalo cuma wisata belanja kuliner…..itu wisatawan lokal….devisanya kecil…….boss…ckckckckc