BITUNG—Ini tanda awas bagi masyarakat dan Pemkot Bitung dalam mencegah penyakit menular seperti flu burung masuk ke Kota Pelabuhan ini. Pasalnya, Senin (5/9) malam, warga Madidir Unet tepatnya di Lorong Union dikejutkan dengan temuan puluhan ayam yang tiba-tiba mati mendadak.
Warga sendiri menduga, ayam-ayam tersebut mati mendadak karena terinveksi flu burung sehingga mereka langsung panik. “Saya akan memotong beberapa ayam untuk dijadikan lauk pada hari raya ketupat tapi anehnya malah mati semua tanpa sebab,” kata salah satu warga enggan menyebutkan identitasnya.
Malah menurutnya, ayam yang mati mendadak tidak hanya menimpa dirinya, tapi ada juga ayam tetangga. “Kalau tidak salah ada 14 ekor ayam yang meninggal di kompleks tanpa penyebab yang jelas,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Agribisnis dan Kehutanan Pemkot Bitung, Lusye Makawalag ketika dikonfirmasi mengakui kalau pihaknya belum mengetahui hal tersebut. Dan baru mengetahui ketika dikonfitmasi, namun ia akan mengirimkan stafnya untuk melakukan pengecekan.
“Walaupun kami sendiri tidak mempunyai peralatan pendeteksi H5N1 untuk memastikan apakah itu flu burung atau tidak, tapi secara kasat mata kami bisa meihatnya, kalau memang ada tanda-tanda seperti itu maka kami akan mengambil sampelnya dan diperiksakan ke Labortaturium yang di Manado karena kota Bitung sendiri tidak ada laboraturiumnya,” jelas Makawalag, Selasa (6/9) tadi. (en)
