Hukum dan Kriminalitas

Dibakar Cemburu, Kadi Dibantai Hingga Usus Terburai

MANADO – Kasus kriminalitas di Kota Manado terbilang tinggi. Hampir setiap hari ada saja kasus penganiayaan bahkan pembunuhan terjadi di kota yang mengaku religius ini.

Lihat saja yang dialami Sisak Kadi, warga Kelurahan Wawonasa, Kecamatan Singkil. Pria yang berprofesi sebagai pedagang ini tewas dibantai preman pasar bernama MS alias Saleh, Jumat (29/7), pukul 19.40 WITA, di sekitaran Pasar Bersehati, samping Hotel Celebes.

Motifnya, pelaku terbakar cemburu karena korban dianggap menjalin hubungan spesial dengan isteri pelaku.

ADVERTISEMENT

Kejadiannya, pelaku yang tampaknya sudah merencanakan pembunuhan tersebut menunggu korban di lokasi kejadian. Benar saja, pukul 19.40, saat korban melintas, dihadang pelaku. Tanpa banyak bicara pelaku yang sudah siap dengan parang langsung menyerang korban membabibuta.

Serangan bertubi-tubi pelaku membuat korban tidak berdaya. Begitu sadisnya, bahkan empat jari korban putus dan usus terburai hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kapolsek Wenang Urban, AKP Nanang Adi Nugroho SIK mengatakan, pembunuhan tergolong direncanakan. “Ancaman hukuman kepada pelaku sangat berat,” tutur Nanang. (ive)