Melonguane – Begitu Bupati dan wakil bupati terpilih Sri Wahyumi Manalip dan Petrus Simon Tuange (SWM-PasTi) dilantik tanggal 21 Juli 2014 nanti, langkah awal yang bakal dilakukan oleh keduanya yaitu melakukan reposisi kabinet di pemerintahanya nanti.
Namun, kebijakan itu diambil tidak serta merta langsung merombaknya begitu saja. Akan tetapi ada tahapan seleksi yang dilakukan oleh Manalip dan Tuange, untuk menentukan siapa pejabat yang layak untuk menempati suatu posisi jabatan di badan/dinas nanti.
Caranya yaitu dilakukan evaluasi program dan kinerja bagi seluruh pejabat eselon sejak bulan Januari 2014 hingga sekarang.”Disitu para kepala dinas/badan tersebut dinilai dan diberikan kesempatan untuk mempresentasikan program dan kinerjanya yang selama ini dilakukan.
Tujuanya untuk mengetahui sejauh mana motivasi serta orientasi kinerja dan program yang mereka lakukan. Apakah benar-benar bertujuan untuk membangun daerah ataukah mungkin orientasi program yang hanya menghabiskan anggaran,”ungkap George Aunsi SPd MAP kepada beritamanado, belum lama ini.
Mengapa hal itu dilakukan oleh SWM-Tuange, untuk menghindari munculnya asumsi publik karena adanya keterkaitan dengan pilkada Talaud waktu lalu dan juga bukan persoalan like in thes like. Tetapi benar-benar SWM-Tuange ingin menunjukan profesionalismenya ditengah-tengah para pegawai maupun masyarakat,”kata Aunsi.
Sehingga bagi pejabat yang nantinya mendapat kepercayaan dari SWM-Tuange untuk menduduki suatu jabatan di SKPD, benar-benar memiliki semangat motiviasi yang sejalan dengan visi msi dari kedua pemimpin daerah Talaud tersebut,”kuncinya.(Hendra).
