
Manado – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Kawanua (K3) Pusat, Irjen Pol DR Benny Mamoto menantang para juara Festival Budaya Touwariri untuk bertarung di Festival Budaya Malesung tingkat nasional, yang akan dilaksanakan di Kelapa Gading Sport Hall, Jakarta Timur, pekan ketiga September 2013 mendatang.
Hal tersebut diutarakan Mamoto saat menghadiri penutupan Festival Touwariri di Desa Sarani Matani, Tanawangko Kecamatan Tombariri, Sabtu (04/05) hingga Minggu dinihari (05/05).
“Kepada para juara di Festival Touwariri, saya undang secara khusus untuk ikut berlomba di Festival Malesung, hasil kerjasama K3 Pusat, Yayasan Kebudayaan Minahasa dan Institut Kesenian Jakarta, September nanti,” tegas Mamoto, yang juga adalah Ketua Yayasan Kebudayaan Minahasa.
Pada kesempatan yang sama Ketua Dewan Penasehat K3 Pusat sekaligus Ketua DPP Ikaselampe, Benny Tengker sangat berterima kasih atas peran dari masyarakat Kecamatan Tombariri terlebih Desa Sarani Matani yang memiliki komitmen tinggi untuk tetap melestarikan budaya tanah leluhur Minahasa lewat kegiatan Festival Maengket, Musik Kolintang dan Musik Bambu.
Apresiasi terhadap penyelenggaraan Festival Budaya Minahasa juga dilontarkan Ketua DPP Partai Golkar, Theo Sambuaga, yang berkenan hadir dan memberikan sambutan pada kegiatan festival, yang diikuti lebih dari 50 peserta yang berasal dari berbagai kabupaten di Tanah Toar Lumimuut.
Sebelmnya, pada saat pembukaan, Bupati Minahasa, Jantje Sajouw didampingi Wakil Bupati, Ivan Sarundajang serta Kapolres Minahasa, AKBP Henny Posumah dan Kapolres Tomohon, AKBP Marlien Tawas, memastikan bahwa Festival Touwariri akan menjadi kalender tetap setiap tahun. (aha)
