
Tomohon, BeritaManado.com — Naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) langsung berdampak pada sejumlah usaha warga Tomohon, namun tidak demikian dengan usaha Youla Samson, warga Kelurahan Talete Kecamatan Tomohon Tengah.
Usaha kuliner nasi kuning yang telah dirintis sejak bulan Januari 2022 ini ternyata tidak terdampak sama sekali dengan kenaikan harga BBM.
Kepada BeritaManado.com, Kamis (8/9/2022), Tante Youla sapaan akrabnya menuturkan alasannya tidak ikut menaikkan harga per porsi yang dijualnya setiap pagi.
“Saya tidak menaikkan harga nasi kuning untuk satu porsi karena mulai dari pengolahan bahan hingga penjualan, semuanya dilakukan sendiri dan tidak ada sewa tenaga kerja. Jadi bagi saya, selisih biaya produksi dan hasil penjualan masih bisa memberikan keuntungan setiap harinya,” katanya.
Ditambahkannya, keuntungan yang diperoleh selain digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, dipakai juga untuk menambah modal usaha penjualan nasi kuning.
Tante Youla sendiri mengaku memiliki ayah asal Ambon dan ibu asli warga Talete Kita Tomohon.
(Frangki Wullur)
