Lainnya

Anselmus Abi: Orangtua Harus Proaktif Bangun Komunikasi dengan Anak

Anselmus Abi: Orangtua Harus Proaktif Bangun Komunikasi dengan Anak

Fr.Anselmus Abi saat memimpin rapat orangtua siswa

Tomohon, BeritaManado.com — Kepala SMP Frater Don Bosco Tomohon Fr. Anselmus Abi SPd CMM, Rabu (8/10/2025), mengatakan bahwa orangtua harus terus membangun komunikasi dengan anaknya, terutama yang sedang bersekolah.

Demikian dikatakannya dalam pertemuan bersama orangtua siswa pekan lalu saat penerimaan hasil belajar tengah semester tahun ajaran 2025/2026.

ADVERTISEMENT

Menurut Fr. Anaelmus Abi, bahwa ada begitu banyak dinamika yang dialami anak-anak di SMP Frater Don Bosco Tomohon dan tidak semuanya menyenangkan.

Ada hal-hal tertentu yang tak jarang membuat sang anak kecewa, sakit hati dan lain sebagainya yang dilatarbelkangi oleh berbagai peristiwa.

Sebagaimana lazmnya di sekolah lanjutan tingkat pertama ini, termasuk di SMP Frater Don Bosco Tomohon, tentu ada begitu banyak interaksi sosial sesama teman kelas maupun yang lainnya.

Pada momentum seperti ini akan tergambar karakter seorang anak dalam masa pencarian jati dirinya.

Dengan kata lain, reaksi yang ditimbulkan atas suatu peristiwa yang dialami akan menunjukkan siapa sebenarnya dirinya.

Jika reaksinya positif, maka tentu akan berdampak baik, namun jika sebaliknya reaksi negatif yang terjadi, maka itu menandakan harus ada perhatian khusus, baik dari guru maupun orangtua.

“Ada baiknya orangtua menyisihkan waktu sedikit untuk menjadi inisiator dialog dengan anaknya. Bertanyalah apa saja tentang sekolahnya, mulai dari pelajaran hingga relasinya bersama teman-teman di sekolah,’ ungkap Anselmus.

Dialog yang dimaksud harus terjadi dalam suasana santai dan akrab, bukan seperti gaya menginterogasi seseorang.

Ditekankannya, terlepas seorang anak itu melakukan keslahan di sekolah, dia harus tetap ditempatkan sebagai sesorang yang membutubkan pertologan.

“Dalam konteks ini, komukikasi yang trkin akrab antara orangtua dan anaknya dalam ruang dialog yang akrab, akan turut membentuk kepribadian seorang anak menjadi lebih kuat,” ungkap Anselmus Abi.

(Frangki Wullur)