Manado – Pasca Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut meloloskan Anggaran Pemilukada senilai Rp 116 M, pada Rapat Paripurna pekan lalu. Langsung mendapatkan sorotan dari Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (Amak) Sulut.
“Anggaran Pemilukada Sulut bisa menimbulkan kecemburuan sosial di masyarakat. Dengan anggaran yang menelan Rp116 M dan menyedot 10% dari total APBD Sulut maka disinyalir akan ada program-program kemasyarakatan yang terabaikan,” ujar Ketua Amak Sunny Rarung dalam pesan smsnya akhir pekan lalu.
Lebih lanjut dirinya juga merasa kecewa sekali, hanya untuk sebuah demokrasi maka harus mengorbankan anggaran yang sejatinya lebih berguna jika digunakan untuk peningkatan taraf hidup masyarakat dan program-program pengentasan kemiskinan.
Rarung juga menyambut baik jika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) benar-benar akan mengawasi penggunaan dana tersebut.
“Amak berharap Kajati Sulut juga dapat melakukan hal yang sama. Mungkin yang pertama dilakukan oleh KPK dan Kejaksaan adalah meneliti item-item yang tercantum dalam setiap mata anggaran yang diusulkan oleh KPU,” harapnya. (IS)
