Minahasa

Vanda Sarundajang: Penguatan Kapasitas Tidak Berarti Jika Tanpa Aksi Nyata Berkelanjutan

Vanda Sarundajang: Penguatan Kapasitas Tidak Berarti Jika Tanpa Aksi Nyata Berkelanjutan

Vanda Sarumdajang saat mendampingi para Camat dalam Diklat Kepamongorajaan di Jakarta

Penulis: Frangki Wullur | Jakarta

Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang menegaskan bahwa agenda peningkatan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak berarti apa-apa jika tanpa ada aksi nyata yang berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

Hal itu disampaikan di sela pelaksanaan pendampingan program peningkatan kapasitas kepada 13 Camat se-Kabupaten Minahasa melalui Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepamongprajaan Angkatan XVI, XVII, XVIII, dan XIX Tahun 2026 di BW Kemayoran Hotel and Convention Jakarta.

Para camat yang mengikuti agenda tersebut mendapatkan bekal pengetahuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab selaku pemimpin di wilayah.

“Program ini dilaksanakan dengan harapan kinerja pelayanan para Camat di wilayah masing-masing dapat berjalan sesuai harapan masyarakat,” ungkap Vanda Sarundajang.

Camat Punya Peran Strategis

Ditambahkannya, jabatan camat memiliki posisi penting dan strategis karena dalam menjalankan tugasnya berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Kegiatan ini, menurut Vanda Sarundajang, tidak hanya sekadar untuk peningkatan kapasitas, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran bahwa di balik jabatan yang diemban tersimpan sebuah tanggung jawab yang besar untuk melayani masyarakat.

“Ilmu yang diperoleh memang untuk menambah wawasan. Namun, implementasi di lapangan akan menjadikan ilmu itu sebagai alat untuk melahirkan terobosan-terobosan bagi pembangunan daerah,” ujar Sarundajang.