
Tomohon – Guna mewujudkan tujuan pendidikan serta meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Tomohon maka guru profesional yang telah memiliki sertifikat pendidik atau guru sertifikasi perlu melakukan berbagai terobosan dengan menciptakan model pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan dalam kegiatan belajar baik di kelas maupun di luar kelas, baik akademik maupun non-akademik.
Demikian diungkapkan Walikota Tomohon Jimmy Eman SE Ak saat pelaksanaan pelatihan, seminar dan lokakarya serta diskusi ilmiah tentang berbagai isu pendidikan bagi guru di Kota Tomohon tahun 2012 yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda Dan Olahraga Kota Tomohon. “Selain itu diharapkan untuk tetap mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pendidikan melalui tugas dan tanggung jawab yang mulia tetapi menantang,” terangnya.
Lanjut dikatakannya, kegiatan ini merupakan salah satu upaya peningkatan mutu pendidikan bagi guru di Kota Tomohon untuk menghasilkan peserta didik yang berkualitas. “Upaya ini dilakukan berdasarkan kesadaran akan begitu pentingnya pendidikan dan keyakinan bahwa pemimpin masa depan adalah peserta didik saat ini dan sangat bergantung dari kualitas dan kompetensi dari seorang guru sehingga guru yang berpendidikan, berkarakter dan berwawasan luas sesuai kompetensi dan keprofesiannya akan menghasilkan peserta didik yang cerdas dan beriman. Sepanjang hidupnya guru memang tidak pernah berada di dalam suatu kevakuman. Guru dituntut untuk mampu menyesuaikan diri secara aktif, dinamis, kreatif dan inovatif terhadap diri dan perkembangan ilmu pengetahuan. Guru sebagai agen pembelajaran sekaligus agen pembaharuan pendidikan yang mampu dan berwawasan pengetahuan yang luas sebagai modal untuk menciptakan generasi pemimpin bangsa,” ujar Eman.
Diakhir sambutan, Eman sedikit menyentil predikat Kota Tomohon sebagai Kota Pendidikan. “Predikat ini bukan sekedar slogan semata tetapi mari kita secara bersama-sama merespon memajukan Kota Tomohon melalui kegiatan pelatihan ini guna peningkatan kualitas SDM bagi guru sertifikasi dan kami juga memberikan apresiasi kepada jajaran pendidikan Kota Tomohon atas kepedulian dan keberpihakan pada kaum guru untuk tetap berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui penyelenggaraan kegiatan pelatihan ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Drs Wendy R Karwur MAP selaku Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Tomohon mengatakan, tujuan dilaksanakan kegiatan ini untuk memperluas pemahaman tentang peranan guru profesional bagi guru, meningkatkan kemampuan guru dalam merespon setiap perkembangan dan inovasi ilmu pengetahuan dan keterampilan, memperluas wawasan tentang kompetensi dan indikator pedagogik, kepribadian, sosial, dan kompetensi dan profesional dari tenaga pendidik, mengetahui tahapan proses penilaian kinerja guru dan kepala sekolah dan perhitungan angka kredit, mendiseminasikan materi dalam proses kegiatan belajar dan mengajar dan pada teman sejawat dan untuk meningkatkan mutu pendidik di Kota Tomohon.
“Materi yang didapat dalam pelatihan ini adalah kelembagaan dinas Dikpora Kota Tomohon, kebijakan pendidikan, sertifikasi guru, penilaian kinerja guru, penilaian kinerja kepala sekolah dan perhitungan angka kredit,” ungkap Karwur.
Dalam acara ini, yang bertindak sebagai narasumber adalah Sekretariat Kota Tomohon, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda Dan Olahraga Kota Tomohon Dan Widyaiswara Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sulawesi Utara dengan peserta pelatihan berjumlah 1000 orang terdiri dari 146 Kepalah Sekolah, terdiri dari pemimpin TK dan Kepala Sekolah SD, SMP, SMA-MA/SMK, 165 orang wakil kepala sekolah SD, SMP, SMA-MA/SMK, 690 orang guru PNS se-Kota Tomohon yang telah disertifikasi dan panitia pelaksana dari unsur Dinas Pendidikan, Pemuda Dan Olahraga Kota Tomohon. (req)
