BeritaManado.com

Tatap Muka dengan Penerima BSPS, Sumendap Tegaskan Jangan Ada Kongkalingkong

October 12
22:30 2017
Bupati James Sumendap bersama penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS)

Bupati James Sumendap bersama penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS)

 

Ratahan, BeritaManado.com – Ratusan masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) memperoleh Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) berbandrol Rp4,645 miliar.

Adapun jenis bantuan berupa uang tunai senilai Rp15 juta rupiah masing-masing penerima untuk pembangunan maupun peningkatan kualitas rumah. Program ini sendiri diperuntukkan bagi mereka yang memiliki keterbatasan daya beli sehingga membutuhkan dukungan dari pihak pemerintah.

Dijelaskan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Ir Dennij Porajow MSi, untuk Mitra sendiri program BSPS merupakan perhatian dan komitmen Bupati James Sumendap SH guna meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Komitmen serta kepedulian pak bupati sehingga beliau mengusulkan serta berjuang baik di tingkat provinsi sampai kementrian sehingga memperoleh dana ini,” ungkap Dennij.

Bupati James Sumendap dalam sambutannya meminta agar penggunaan bantuan tersebut sesuai dengan peruntukkan. “Jangan coba-coba melakukan hal diluar sasaran bantuan. Mekanisme penyaluran sudah jelas dan saya akan turut mengontrol pelaksanaannya,” tegas Sumendap.

Sumendap kemudian mengingatkan kinerja instansi terkait termasuk fasilitator yang ada agar dapat memperhatikan pelaksanaan kegiatan yang ada. Demikian kepada masyarakat, untuk senantiasa bersyukur karena memperoleh bantuan yang begitu membantu dan bermanfaat besar bagi penerima.

“Jangan sekali-kali melakukan kongkalingkong dengan pihak ketiga/toko bangunan terkait pemanfaatan dana untuk belanja bahan bangunan, gunakan uang sesuai peruntukan. Sebab penggunaannya untuk pembangunan atau renovasi rumah,” tukas Sumendap.

Diketahui, program BSPS  tahun 2017 di Kabupaten Mitra diproyeksikan pengalokasiannya kepada sekira 312 keluarga. satu unit rumah dihargai Rp15 juta dan terbagi di 11 desa dan 1 kelurahan. Pemerintah sendiri mempercayakan Bank Negara Indonesia (BNI) menjadi pihak penyalur.

Hadir dalam pertemuan tersebut Asisten I Drs Gotlieb Mamahit, Kepala Bappeda Ir Djoni Ronsul M.Eng, dan Kepala Satker Penyedia Perumahan Sulawesi Utara Ir Adrian Sembor M.Ars serta pihak BNI. (rulan sandag)

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment