Bolmong Raya

Pertanian Dan Nelayan Jadi Fokus Pemkab

Bolmong – Dua tahun memimpin kabupaten, Bupati Bolmong Selatan (Bolsel) Sulawesi Utara (Sulut), Herson Mayulu butuh kerja keras untuk mengempiskan tingkat pengangguran. Meski hanya 4,44 Persen atau 2.626 dari total penduduk Bolsel dari kurang lebih 59.000 Jiwa, Bupati dibantu para staff harus menyiapkan lahan pekerjaan yang layak.

Pasalnya, kata Kepala Bidang Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bolsel, Nyoman Sukaryani, kondisi tersebut justru mengganggu struktur ketenagakerjaan. “Terutama jika dikaitkan dengan ekonomi daerah,” jelasnya.

Alasannya pengangguran masuk dalam beban pemerintah. “Yaitu untuk menciptakan peluang kerja yang lebih banyak lagi,” ujar sukaryani. Ditambahkannya kondisi itu perlu dimaklumi. “Sebab Bolsel masih kekurangan sector yang berpotensi menyerap tenaga kerja,” sambungnya.

ADVERTISEMENT

Disisi lain, Sekretaris Dinas Sosial Tenaga kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Bolsel, Ismail Midu mengaku, angka pengangguran itu masih data sementara. Pasalnya, saat ini pihaknya masih menurunkan beberapa tim untuk mengecek secara keseluruhan. “Data ini belum valid,” jelasnya sembari menambahkan, penduduk Bolsel didominasi nelayan dan petani.

Sedangkan Kabag Humas dan Protokoler, Ahmadi Modeong mengungkapkan, Pemkab Bolsel telah melakukan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

“Pemerintah juga secara rutin telah memberikan bantuan kepada masyarakat pesiar agar mereka bisa memberdayakan usaha-usaha mereka masing-masing,” tukasnya seraya berharap Pemprov Sulut bisa lebih memprihatikan Bolsel dalam memberikan bantuan, mengingat Bolsel merupakan bagian dari Sulut. (oke)