Agama dan Pendidikan

Penjelasan PGI Terkait Pernyataan untuk Mencabut 300 Ayat Al-Quran

Manado, BeritaManado.com – Sehubungan dengan banyaknya pertanyaan yang ditujukan ke Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) terkait pernyataan yang meminta agar Menteri Agama mencabut 300 ayat dalam Al-Quran, Majelis Pekerjaan MPH-PGI memberi penjelasan.

Kepada BeritaManado.com, Kepala Humas PGI Jeirry Sumampow, Kamis (16/3/2022) menjelaskan beberapa poin pernyataan, sebagai berikut;

  1. Pernyataan tersebut bersifat pribadi dan tidak ada hubungannya dengan PGI dan gereja-gereja pada umumnya di Indonesia.
  2. PGI memohon agar masyarakat tidak terjebak untuk menggeneralisasi sikap dan pandangan pribadi sebagai sikap komunitas Kristen. Kekristenan tidak mengajarkan jalan kebencian ataupun sikap membalas dendam.
  3. PGI berharap agar semua pihak berhati-hati dan bijak dalam menyikapi pernyataan provokatif yang bisa saja dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk kepentingan merusak kerukunan antarumat beragama dan masyarakat.
  4. PGI meminta agar polemik ini tidak lagi dilanjutkan dan disebarluaskan melalui berbagai media sebab tidak membawa manfaat positif.
  5. PGI meminta semua pihak untuk menghentikan ujaran dan tindakan yang saling melecehkan ajaran agama dan kepercayaan lain, serta memprovokasi kebencian antargolongan.

(***/Finda Muhtar)

ADVERTISEMENT