Agama dan Pendidikan

Pendeta Lucky: Pemerintah Jangan Hanya Kejar Prestise!

MANADO – Mengawal tahun 2012, Sulut telah diselimuti beberapa kasus pemerkosaan, pembunuhan yang mengejutkan seluruh warga di daerah ini. ”Ini tentu membuat kita bertanya, masih layakkah daerah ini, bahkan negeri ini untuk didiami? ” ujar Pdt Lucky Rumopa STh, Ketua BPMJ GMIM Batusaiki, Manado, Kamis (26/1).

Rumopa menegaskan, saat lembaran hari baru tahun 2012, Sulut dihiasi dengan pembunuhan dan kekerasan. Muncul pertanyaan lagi. ”Masihkah pemerintah kita memberi jaminan keamanan, dan kenyamanan di negeri ini?” ujar Rumopa lalu tersenyum kecut.

Dia memberi perbandingan, jika kondisi ini terjadi di negara Eropa, apalagi kalau masyarakat sudah lebih dari dua orang yang meninggal pemerintahnya akan mendapatkan kritik habis-habisan. Bahkan, kalau merasa tak mampu mereka dengan gantlemen menyatakan mundur.

ADVERTISEMENT

”Intinya yang saya maksudkan pemerintah di negeri ini termasuk di Sulut harus memberikan rasa aman, dan nyaman kepada rakyatnya, ”ujar Rumopa yang sempat sembilan tahun menetap di negeri Belanda

Menurutnya, pemerintah jangan hanya mengejar prestise, dan foya-foya, apalagi tensi serimoni lebih banyak. ”Banyak pejabat kasana kamari hadiri pesta, bergembira..sirine dimana mana, ”tukasnya lagi.

Dia menambahkan, sebagai pendeta, dia mengingatkan bahwa negeri ini sudah berubah menjadi angker. ”Mudahnya membawa sajam dimana mana terjadi. Pemerintah hilang rasa memiliki terhadap rakyat, ”tutur Rumopa.

Dia menyayangkan, padahal mulai dari gaji pala hingga eselon naik..maar keamanan sgt riskan. ” Tokoh-tokoh agama terbuai, dan suara kritis profetis terbuai oleh kekuatan2 sekuler..tokoh2 agama lebih diajarkan memuji pejabat dari pada Tuhan yang sedang menangis, ” pungkasnya.(del)