Manado – Dari data yang ada melalui Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Sulawesi Utara per Februari 2013, Kota Manado masih menjadi penyumbang tertinggi penyebaran Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immunodeficiency Syndrome (HIV/AIDS) di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dengan jumlah 485 penderita mengalahkan Kota Bitung dengan jumlah 269 penderita.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulut Dr Maxi Rondonuwu, DHSM melalui Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Sulawesi Utara dr Tangel Kairupan menjelaskan, untuk tahun 2013 di Kota Manado sendiri 3 penderita telah meninggal dunia.
“Dari data yang ada, penderita terbanyak terdapat pada rentan usia 20 hingga 29 tahun,” ujar Kairupan kepada BeritaManado.com.
Dari kategori pekerjaan menurut dia, swasta/Wiraswasta adalah penyumbang tertinggi penderita HIV-AIDS di Sulut secara umum.
Dia mengatakan, selain mobilitas penduduk, faktor budaya yang terbuka dan suka bergaul menjadi kemungkinan terjadinya transaksi seksual yang berisiko terjadinya penularan.(Jrp)
