Berita Utama

Kepala Basarnas Bagus Puruhito: Medan Tambang Sangat Rawan Longsor

Bolmong, BeritaManado.com – Pencarian korban longsoran tambang rakyat Desa Bakan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) memasuki hari kelima.

Sampai Jumat (1/3/2019) sekitar pukul 17.00 Wita, Tim SAR gabungan belum berhasil menemukan korban baru.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya (TNI) Bagus Puruhito yang tiba di lokasi tambang mengakui, situasi medan yang rumit menjadi kendala proses evakuasi.

“Tim SAR gabungan telah berusaha keras, bahkan sampai malam ini masih bekerja membuat jalan baru untuk dilalui alat berat. Namun situasi medan sangat kritis, rawan, dan rentan longsor. Sangat beresiko dengan keselamatannya jadi semua harus berhati-hati,” ujar Bagus Puruhito.

Kedatangan mantan Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) itu, turut didampingi Walikota Kotamubagu Tatong Bara, Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow, Kapolres Kotamobagu AKBP Gani Siahaan dan kepala desa setempat.

Puruhito belum dapat memastikan apakah korban lain dalam keadaan hidup atau meninggal dunia.

“Kita memberikan empati, rasa dukacita pada keluarga korban. Semoga tabah dan sehat. Fokus kita laksanakan evakuasi korban. Saya tidak berani katakan (masih hidup) yang penting kita berusaha keras,” tambahnya.

Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow meminta dukungan masyarakat untuk sama-sama mendoakan keselamatan seluruh korban.

Yasti masih belum mengambil keputusan terkait keberadaan pertambangan tanpa izin (PETI) di Bolmong.

“Semua pihak turut bertanggungjawab. Kita (Pemerintah, red) sudah melarang, kepolisian juga sudah menutup banyak tambang ilegal, tapi mereka (masyarakat, red) masih juga mencari jalan yang lain. Sekarang kita fokus dulu cari korban, yang lain-lain nanti kita urus setelah ini,” ujar Yasti.

Adapun tim SAR gabungan berjumlah 505 orang, terdiri dari Basarnas 50 orang, TNI 60 orang, Polri 200 orang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolmong 15 orang, Dinas Kesehatan Bolmong 30 orang, tim PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM) 50 orang, Orari 5 orang, PMI Bolmong 10 orang serta masyarakat 100 orang.

Diperkirakan, masih ada 33 orang penambang yang masih tertimbun longsoran.

(Finda Muhtar)

Baca Juga:

Basarnas Rilis Identitas Korban Longsor Tambang Bakan

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara