Sangihe

Kalau Dimutasi, PNS di Sitaro Bakal Demo

Manado – Seperti bola salju, isu mutasi PNS di Sitaro dalam rolling lanjutan terus menggelinding dan membesar. Ancaman mutasi bahkan pencopotan mendorong sejumlah PNS berencana melakukan aksi balasan.

“Kalau dimutasi kami akan demo, tidak tinggal diam dengan penjajahan yang mengancam kami,” ujar sumber, seorang PNS yang bekerja pada salah satu SKPD Pemkab Sitaro, saat menghubungi beritamanado Minggu (18/8).

Isu rolling tahap dua, mutasi hingga pencopotan jabatan untuk pejabat eselon III jajaran Pemkab Sitaro diduga berlatar politis. Saat rolling pertama digelar 15 Agustus pekan lalu, “korban” pertama yang jatuh adalah Kepala Badan Kesbangpol Sitaro, Des Kalensang SH. Yang bersangkutan dicopot dari jabatan. “Saya dizholimi,” kata Des via seluler.

Sumber menyebut, mutasi yang dilakukan karena sejumlah PNS memilih mendukung Winsulangi Salindeho-Piet Kuera di Pilkada lalu dari pada Toni Supit, bupati petahana yang akhirnya terpilih kembali. Kini imbasnya, para pendukung itu akan menerima ganjaran.

“Tapi kami tidak akan diam, sebelum dimutasi ke Biaro dalam waktu dekat ini akan demo,” tegas sumber.

Dikonfirmasi soal isu mutasi dan pencopotan jabatan berlatar politis, Sekda Sitaro Hedy Janis langsung membantah. “Tidak ada (rolling, red) yang seperti itu. (ady putong)

10 tanggapan untuk “Kalau Dimutasi, PNS di Sitaro Bakal Demo”

  1. Makanya baca kwa pp 53 tahun 2010,,jelas 2 so dilarang bagi pns berpolitik masih le maniso serta tasalah tu pilihan br bingo2 yaki..dg kedua so lupa so kalu pns itu siap di tempatkan dimana saja…ok bro

  2. masalah pemilu sudah habis sudah ada bupatinya dan wakil yang terpilih…skrg jangan lg di ungkit masalah orang mn yg mendukung orang mn yg tidak so itu depe nm demokrasi klu tdk ada perbedaan sudah jo mu bekeng pemilu tp dengan perbedaan itu kita hrs bersikap dewasa dan itulah seni pilkada…jd torang samua bersaudara….jgn ada dendam dlm menjalankan pemerintahan.nnt klu ada unjuk rasa disitaro yg rugi siapa????????hati2 nnt bisa sama mesir klu sudah tak bisa terkontrol gara2 dendam pemilu!!!!!!!!!

  3. @pemerhati pendukung salera,salera sdh kalah dan TUHAN TIDAK MERESTUI OPA WINSU untuk jadi bupati,jadi terima saja.dan kalensang ini yg tidak beres makkanya harus di bereskan

  4. Aso kalau misalnya dia itu mencuri pastilah dia dukung sang penguasa waktu itu demi amannya dia supaya masih tetap bisa mencuri…tapi itu justru sebaliknya karena dia melihat ada ketidakberesan didalamnya maka dia mencoba memilih pemimpin yang baik yang takut akan Tuhan…
    Makanya pejabat yang lain tetap mendukung karena mereka mau aman supaya bisa tetap menikmati hasil jarahannya….

  5. Sapa bilang kalensang netral????makanya einstein cari tau bae2 dan terima jo itu kekalahan,ngana kan bilang tu lalu pengaruh salera. Terhadap pns 70 persen kiapa kalah dang????ngana juga blg biar tonsu pake doi tetap salera mo untung kiapa kalah dang????ngana kan blg kalo di siau salera 65 persen kiapa cuma 48 persen dang????jadi kesimpulan ngana itu nintau apa2…sekali lagi SALERA SUDAH KALAH

  6. Alasannya karena pejabat itu gak netral dalam pemilukada…

    padahal…

    justru kalau si pejabat itu netral maka itulah pembangkangan terhadap Toni Sipit…

    hahahahaha…

  7. PASTILAH MEREKA AKAN DEMO SOAL DI TEMPAT SEKARANG MUDAH BAGI MEREKA UNT MENCURI UANG RAKYAT SEMENTARA DI TEMPAT YANG BARU KAN BELUM PASTI BISA MENCURI ATAU TIDAK…..

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara