KOTAMOBAGU – Pelaksanaan Asean Tourism Forum (ATF) yang dilaksanakan 08 -15 Januari 2012 di Manado, dimanfaatkan oleh Kabupaten/Kota yang ada di wilayah Sulawesi Utara, untuk menarik para peserta yang berasal dari sejumlah negara anggota ASEAN. Kota Kotamobagu pun, tak ketinggalan mengikuti ajang bertaraf Internasional tersebut.
Menurut Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindag Kotamobagu, Decky Kaesang S.Si, dalam pameran yang dilaksanakan di salah satu pusat perbelanjaan di Manado tersebut. “Pemerintah Kotamobagu menampilkan sejumlah produk industri rumah tangga seperti kacang goyang, kue bolu, gula aren, selai nenas dan tentunya produk kopi Kotamobagu,” ungkapnya.
Disamping itu pula, menurut dia, “Selain memperkenalkan produk, juga diharapkan dengan mengikuti pameran seperti ini, bisa mengundang investor ke Kotamobagu terutama yang berasal dari negara-negara ASEAN,” terang Kaesang.
Ditambahkannya lagi, selain menampilkan berbagai produk yang berasal dari Kotamobagu, pihak pemerintah Kotamobagu juga menampilkan sejumlah potensi wisata yang ada, termasuk fasilitas dan pendukungnya.
“Kotamobagu memiliki banyak potensi ekonomi dan pariwisata, sehingga dengan adanya iven internasional seperti ini, sangat baik bagi kemajuan kedua sektor tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Selasa (10/1) lalu juga digelar acara Welcome Dinner di kediaman Gubernur Sulawesi Utara Drs. Sinyo Harry Sarundajang, dan dihadiri para menteri dan delegasi yang berasal dari para anggota ASEAN, serta Bupati dan Walikota di wilayah Propinsi Sulawesi Utara. (zumi)


keunikan kopi kotamobagu yang berjenis robusta ini terletak pada metode sangrai atau roasting dengan metode kering atau di panggang, sehingga cita rasa dan aromanya sangat kuat