Agama dan Pendidikan

DPRD Sulut Kritisi Sistem Pembelian Kebutuhan Sekolah di Tengah Pandemi

DPRD Sulut Kritisi Sistem Pembelian Kebutuhan Sekolah di Tengah Pandemi
Melky Jakhin Pangemanan

Manado, BeritaManado.com — Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sejumlah tingkatan sekolah mulai kembali bergulir dengan menggunakan sistem daring dan luring.

Namun, sejumlah keluhan timbul dari pihak sekolah terkait adanya sistem pembelian kebutuhan sekolah yang dirasa memberatkan.

Tak ayal, hal tersebut menjadi perhatian Anggota Komisi IV DPRD Sulut Melky Jakhin Pangemanan.

ADVERTISEMENT

Dirinya mengungkapkan, ada laporan kepadanya bahwa sekolah-sekolah diharuskan membeli buku ke perusahaan yang direkomendasikan Dinas Pendidikan. Hanya saja, justru perusahaan tersebut menjual buku di atas harga pasaran.

“Tentang buku dan alat-alat kelengkapan sekolah terkait COVID-19 pada perusahaan yang ditunjuk Dinas Pendidikan, padahal perusahaan tersebut justru menjual barang jauh lebih mahal dari harga pasaran,” beber Melky Jakhin Pangemanan, kepada BeritaManado.com.

Dirinyapun berharap, sistem yang ada agr lebih berpihak kepada sekolah terutama di msa pandemi.

“Tapi dengan ketentuan ini, justru termasuk cara memberatkan pihak sekolah,” jelas MJP.

(AnggawiryaMega)