
Bitung, BeritaManado.com – Wakil Wali Kota Bitung, Hengky Honandar mengajak semua pihak berkolaborasi untuk menekan kasus stunting di Kota Bitung.
Menurutnya, pemerintah daerah tidak mungkin bekerja sendiri, tetapi memerlukan kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak akademisi, media, tokoh masyarakat, agama serta mitra lainnya dalam percepatan penurunan stunting.
Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota saat membuka Evaluasi dan Penguatan Percepatan Penurunan Stunting Melalui Safari Stunting Provinsi Sulawesi Utara di Kota Bitung, Selasa (25/7/2023).

“Masa depan kita tergantung pada aksi dan langkah kolaboratif yang kita lakukan saat ini. Dalam menyongsong masa depan kita harus optimis namun tidak boleh lengah sebab anak-anak bangsa adalah bagian dari masa kini dan masa depan. Sekarang kita merawat mereka, kelak mereka akan merawat bangsa,” kata Hengky.
Hengky menyampaikan, stunting merupakan masalah serius yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak dan hal ini tentu harus menjadi perhatian bersama.
Per Juni 2023, kata Hengky, jumlah balita pendek dan sangat pendek di Kota Bitung sebanyak 153 balita.
Angka itu kata dia, turun dari data sebelumnya, untuk itulah evaluasi menjadi kunci untuk mengukur sejauh mana progres dalam mengahadapi tantangan stunting.
“Upaya pencegahan dan penurunan stunting memerlukan kolaborasi dan sinergi dari seluruh pihak, baik pemerintah maupun non pemerintah. Kita harus bersama-sama melihat apa yang telah berhasil dan apa yang masih perlu diperbaiki,” katanya.
Hengky juga mengapresiasi TPPS Provinsi Sulawesi Utara dan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara yang terus bersinergi serta menyatukan tekad untuk menghadapi tantangan serius bernama stunting lewat Safari Stunting yang merupakan wujud komitmen merangkul berbagai pemangku kepentingan dan mencari solusi bersama.
Dalam kegiatan itu, dilakukan Penandatanganan Komitmen Pemerintah Kota Bitung Dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2023 dan 2024 antara Wakil Wali Kota Bitung, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara, Diano Tino Tandaju, Ketua TP PKK Kota Bitung selaku Bunda Pendamping Keluarga, Ny Rita Mantiri-Tangkudung.
Hadir juga Unsur Forkopimda Kota Bitung,
Ketua DWP Kota Bitung selaku Bunda Asuh Anak, Ny Nurjaya Teno Munarwin, Ketua Persit Kartika Candra Kirana Cabang 62, Ny Eka Yoki Efriandi, Ketua KPM Satgas PPS Provinsi Sulut
Kepala TVRI Stasiun Sulut, Kepala Perangkat Daerah Kota Bitung dan Forkopimcam Kota Bitung.
(abinenobm)
