
Manado, BeritaManado.com — Pesan positif sering disampaikan Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Manado, Taufik Bilfaqih lewaT akun facebooknya.
Minggu (25/10/2020), Taufik Bilfaqih kembali mengingatkan pesan penting kepada kandidat kepala daerah yang akan berkompetisi di Pemilihan Serentak di Sulut.
“Bagi kita yang mensakralkan hari Minggu, kemudian saat ini mencalonkan diri sebagai gubernur/wakil dan wali kota/wakil atau Bupati/wakil, cobalah benar-benar refleksikan kembali misi perjuangan kita,” tegas Bilfaqih.
Dalam postingannya, Taufik mempertanyakan apakah masih pantas seseorang berdoa pada Tuhan untuk kemenangan pilkada, jika dalam berkompetisi masih melanggar aturan seperti kampanye hitam, menyebar hoax, politik uang, menggunakan kekuasaan serta serta perbuatan curang lainnya.
“Andaikan keluar sebagai pemenang, kepemimpinan kita bukannya rahmat justru menjadi laknat,” tegasnya.
“Tolong, pikirkan baik-baik. Lebih baik menang bermartabat atau kalah secara terhormat,” tambah dia.
Pesan serupa, juga dialamatkan Taufik kepada calon yang mensakralkan hari Jumat serta waktu-waktu suci lainnya.
“Termasuk yang tak berkeyakinan sekalipun, meski identitasnya tertulis sebagai penganut agama yang terdaftar di republik ini,” tandasnya.
(Alfrits Semen)
