BeritaManado.com

PT. Rifan Financindo Berjangka Diduga Tipu Nasabah

August 12
18:16 2011

AMURANG – Dey Lumantow (54), salah satu pengusaha kopra asal desa Matani kecamatan Tumpaan, mengaku tertipu dengan aktivitas PT. Rifan Financindo berjangka yang berkantor di bilangan Boulevard  Mall, Jalan Piere Tendean Kota Manado. Dirinya mengaku menderita kerugian ratusan juta rupiah.

Dijelaskan Lumantow saat dimintai keterangannya di ruang SPK Mapolres Minsel, Jumat (12/08), dirinya terbujuk oleh rayuan staff dari perusahaan yang bergerak di bidang investasi tersebut.

“Sekitar awal Mei lalu, saya didatangi oleh beberapa staff perusahaan itu. Mereka menawarkan investasi itu. Namun sangat ironis dari penjelasan dan realita sangat berbeda. Sepertinya, saya dihipnotis mereka. Maka, sayapun langsung menandatangani semua berkas yang diberikan. Jelas saya sangat merugi, usaha kopra saya bangkrut. Belum lagi saya sedang mengurus suami saya yang sedang stroke. Disaat saya akan minta tarik dana itu selalu saja mereka beralibi. Pokoknya rasanya uang saya tak akan dikembalikan, dengan demikian saya langsung lapor ke Polres Minsel,” ketus Lumantow.

Hal serupa juga terjadi pada Roy Tambingon, warga desa Pondos kecamatan Amurang Barat. “Saya bulan Mei 2011 lalu, didatangi beberapa pegawai dari perusahaan bernama PT Rifan Financindo Berjangka, kemudian mereka menawarkan bisnis investasi, dengan teknisnya saya harus menanamkan modal  sebanyak mungkin. Namun, saya pun harus berinvestasi sebesar Rp 150 juta lebih. Dengan iming-iming akan mendapat untung banyak. Sontak saja saya tertarik, namun realitasnya tidak demikian. Saya malah rugi. Uangnya tidak kembali juga.  Makanya apa yang sudah ditempuh ibu Dey Lumantow melapor ke Polres Minsel. Maka, Sabtu (13/08) besok saya juga akan melapor ke Polres Minsel,’’ ujar Tambingon.

Sama halnya pengakuan Jemmy Rasubala, warga desa Sapa, kecamatan Tenga juga mengalami hal serupa dengan Tambingon dan Lumantow. ‘’Saya juga merugi sekitar Rp 300 juta. Mereka datang banyak kali di rumah saya di Sapa. Dengan berbagai cerita yang menjanjikan itu. Dengan demikian, saya langsung menginvestasikan uang tersebut tanpa melihat untung ruginya. Jadi, saya juga akan datang ke Polres Minsel untuk melapor,’’ sebut Rasubala.

Sementara itu perwakilan PT Rifan Financindo Berjangka di Kawasan Boulevard Mall, Jalan Piere Tendean  Manado, Rahmat saat dihubungi via ponsel oleh wartawan mengatakan, bahwa secara teknis nasabah sudah menandatangani perjanjian, didalam perjanjian tersebut nasabah harus menerima untung rugi dalam berinvestasi di perusahaannya.

“Jadi secara logika jika dalam bermain saham belum tentu kita akan dapat untung, kan ini permainan saham. Bisa saja kita kalah,” ungkap Rahmat.

KBO Reskrim Polres Minsel Ipda Rudi Prabowo saat dihubungi wartawan media ini Jumat (12/08) tadi, membenarkan laporan warga tersebut. (ape)

115 Comments

  1. leni August 30, 00:14

    Marketing RIFAN bandung menjelaskan ke orang tua saya :
    1. Uang Aman tidak seperti pandawa
    2. Kapan pun modal akan diambil bisa, tanpa abcdefghij
    3. keuntungan bisa 4% tiap bulan
    Siapa yang tidak tertarik, dijelaskan seperti ini.
    Begitu saya baca resiko2xnya, saya bicara dengan marketing tsb, kok resikonya seperti ini, dan jawaban mereka, itu mah cuman perjanjian standar, pada kenyataannya tidak seperti itu.
    Orang tua saya bilang, cuman mau nyimpan selama 3 bulan, jawaban c marketing, jangan kan 3 bulan pak, mau kapan pun modal diambil bisa.
    Begitu orang tua saya mau tarik dananya, tidak bisa, kalau bisa juga kerugian sampe 90%.
    Apa yang harus saya lakukan? uang yang disimpan di RIFAN, itu uang untuk berobat orang tua saya, dan untuk bulan2x orang tua.
    Kalau dari awal marketing menjelaskan secara rinci , saya yakin orang tua saya tidak akan ikut.
    Apa yang harus saya lakukan? Saya takut diperjalanan waktu , uang hilang, orang tua saya kaget, jantungnya kambuh.
    Ya allah swt berilah yang terbaik buat orang tua saya
    mohon sarannya
    terima kasih

    Reply to this comment
  2. hani April 03, 17:17

    yang bermain disini nasabah atas nama nasabah , perusahaan legal . kenapa nasabah rugi? ya karena nasabah sendiri , tidak melakukan metode sesuai kehendak broker . hanya mengikuti hawa nafsu , untuk trading dengan modal $10000 cukup main 1-2 lot sekali transaksi /perhari , saat melakukan transaksi pun setiap pagi team rifan pun melakukan teknikal dan fundamental untuk menentukan keputusan apa yang akan di ambil untuk keuntungan hari itu , jadi untuk tingkat kerugian itu sangat lah kecil . terkadang nasabah tidak mengikuti metode tapi, hanya mengikuti kehendaknya saja / hawa nafsu nasabahnya saja . tapi tidak menutup kemungkinan bahwa ada broker yang tidak tanggung jawab dalam hal ini sebagai man yang mereka janji kan pada awalnya.

    Reply to this comment
  3. klaudy March 12, 18:20

    Perusahaan rampok, ngabisin duit gue 800jt, brokernya ongkang2 tanpa dosa, brengsek semua

    Reply to this comment
  4. jhon March 12, 18:14

    Gue abis 800jt di Rifan, sementara brokernya ongkang2 tanpa dosa, siapa yg bisa tutup perusahaan rampok ini?

    Reply to this comment
  5. Opi December 15, 02:01

    Ikut Rifan Surabaya, dlm kurun waktu ga lebih 3 (Oktober sampai Desember sekarang) dana saya yg jelas bukan duit sisa amblas 15.000$, dgn mudah. Awal deposit 10.000$ akhir bulan Oktober sisa equity 900$ saya diyakinkan untuk top up 5.000$ dengan janji November minggu awal sdh. Isa ditarik kembali, namun kenyataannya hingga Desember minggu lalu habis sudah. Brengsek! Dan mereka cuma bisa bilang “saya bisa merasakan apa yang anda rasakan” mangkel dongkol, marah campur aduk, tapi jelas dana ga bisa kembali. Diatas perjanjian mereka menang.

    Reply to this comment
    • Wira November 28, 23:25

      Saya tertarik dengan komentar anda pak opi, karena saya sekarang sedang dihantui dengan agen2 dari PT Rifan. PT Rifan itu memang jelek ya pak? Tidak ada keuntungannya sama sekali ya pak?

      Reply to this comment
  6. Johanes November 13, 21:20

    JIKA ANDA PERNAH MERUGI DALAM BERMAIN SAHAM ATAU ANDA MERASA TERTIPU DENGAN PERUSAHAAN BERJANGKA APAPUN DIMANAPUN, DAN ANDA INGIN MENGETAHUI APAKAH NAMA DAN ACCOUNT ANDA TERDAFTAR RESMI ATAU TIDAK , ANDA DAPAT MENGHUBUNGI KAMI, DAN BILA NAMA ANDA TIDAK TERDAFTAR SECARA RESMI DI BBJ, 100% DANA ANDA YANG LOSS ATAU HILANG 100% BISA ANDA DAPTKAN KEMBALI.

    KAMI BERMAKSUD MEMBANTU ANDA TANPA ADA BAYARAN ATAU DP DIMUKA DENGAN ALASAN APAPUN.

    KAMI MEMILIKI DOKUMEN YANG SANGAT JELAS BISA MEMBANTU ANDA PARA NASABAH UNTUK MERAIH KEMBALI UANG ANDA YANG HILANG DI FUTURES MANAPUN.

    SILAHKAN HUBUNGI : 081294908089

    DATA YANG DIPERLUKAN UNTUK PENGURUSAN INI ADALAH :
    1. FOTO COPY KTP ANDA
    2. FOTO COPY AGGREEMENT
    3. FOTO COPY TRANSFER DANA ANDA SAAT PEMBUKAAN ACCOUNT
    4. SALAH SATU REPORT ANDA (DARI EMAIL ANDA)
    5. WALAUPUN UANG ANDA TINGGAL 0 (NOL) ATAPUN MINUS POSISINYA, MASIH BISA KEMBALI LAGI.

    JAMINAN 100% BISA KEMBALI APABILA MEMENUHI BEBERAPA KRITERIA BERIKUT INI (DARI BBJ)
    1. TIDAK TERDAFTAR ATAS NAMA ANDA DI BBJ
    2. TERDAFTAR TETAPI TANGGAL PENDAFTARANYA BERBEDA
    3. DITRADINGKAN OLEH MARKETING ATAU BUKAN ORANG YANG MEMPUNYAI LISENSI SEBAGAI WP

    KAMI BANTU ANDA
    JANGAN BAYAR KAMI JIKA BELUM BERHASIL
    PEMBAYARAN SETELAH ADA HASIL.
    NO DOWN PAYMENT APAPUN ( TIDAK ADA PUNGUTAN APAPUN DIAWAL )

    JANGAN RAGU, BUKAN UNTUK COBA-COBA, TETAPI MARI KUMPULKAN PARA KORBAN, DAN KEMBALIKAN DANA YANG TIDAK DIPERDAGANGKAN KEMBALI PARA PIALANG TERTENTU. (BIASANYA DIATAS 200 JUTA RUPIAH)

    SALAM

    Reply to this comment
  7. daniel October 18, 12:57

    ya udah…kalian yang merasakan kerugiaan…hubungiin saya …saya tunggu ya…daripada makiiiii2 orang..lebih baik hubungiin saya 081319101289…saya tunggu yah

    Reply to this comment
  8. siska October 01, 17:25

    kerja di pt rifan tidak ada gaji, ruangan kyk anak sd, kantornya kampungan,dan ada lulusan s1 kerja sebagai pemasaran,atasan yang tidak bisa mimpin, kasian klo yg sarjana kerja kyk momong anak kecil yg gak di gaji,emngnya kerja gak butuh gaji, hah?????????????? hahahahaha
    saya bisa ngmng begini karna saya pernah kerja di sana dan alhasil kerja di sana kyk orang bodoh.
    terima kasih

    Reply to this comment
  9. johanes September 30, 04:00

    Saya trader online, teman saya pernah jd nasabahnya RIFAN. Dia deposit 100 jt. hari pertama loss 25 jt, kata brokernya nda apa2 krn harga akan berbalik dan profit. Hari ke 2 loss lagi 35 jt. Ketika coba di konfirm via telp ke broker hpnya nda di angkat dan sms tdk dibalas. Teman saya minta bantuan saya untuk trading acc nya dan sudah sms ke broker untuk tradding sendiri. 5 hari saya tradding equity jd 80 jt. Kemudian Tanpa pemberitahuan si broker tradding lagi dan loss 30 jt. Akhirnya teman saya tarik semua dananya di RIFAN.
    Kesimpulannya : beberapa broker di RIFAN belum paham betul mengenai teknik tradding dan analisa mereka yg masih kurang tajam sehingga 70 % masih menggunakan teknik Gambling/judi. Bahkan ada broker mereka yg ketika ngobrol dengan saya salah menginformasikan kapan tanggal The Fed mengumumkan penentuan nilai suku bunga bank. Ketika saya koreksi tanggalnya dia malah protes nanti setelah saya perliahatkan kalender ekonomi di bloomberg dan beritanya baru ia malu sendiri. Semoga bermanfaat.

    Reply to this comment
  10. Webby September 25, 17:54

    saya tinggal di Surabaya. Beberapa minggu yang lalu saya didatangi dua marketing PT Rifan. Belum ikutlah saya, karena mereka salah target. Yang saya permasalahkan, marketingnya suka berbasa-basi dengan mengirim sms hampir setiap hari. Akhirnya setelah saya bilang kalo keberatan baru deh berhenti. Sepertinya semangat banget nyari member. Tapi jadi malah terkesan tidak wajar.

    Advice untuk semuanya, orang-orang yang berniat buruk biasanya terkesan sangat intens dalam mempengaruhi. Maka sebaiknya segera sadar kalo mereka ini berpotensi sebagai predator untuk orang-orang yang ada disekitarnya.

    Reply to this comment
  11. Tm September 22, 14:21

    PT WEDUS,,ISINYA WEDUS SEMUA,, NGGK DI GAJI SEBULAN,,PT NGGK JELAS,,PEGAWAI LEBIH RENDAH DARI CLEANING SERVICE SOALNYA NGGK DI GAJI

    Reply to this comment

Write a Comment