Manado – Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil, MPd mengatakan pendidikan yang baik bagi anak-anak dimulai dari dalam keluarga itu sendiri sehingga peran dan fungsi orang tua sangat mempengaruhi kehidupan masa depan dari anak itu sendiri. Hal itu disampaikan Kansil pada acara puncak peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2013 di Provinsi Sulut yang dilaksanakan di ruang Mapalus (23/7) Kantor Gubernur.
Dia menambahkan, karena tata pergaulan, pendidikan dan lingkungan sosial juga mempengaruhi tingkahlaku anak-anak dalam mereka mencari jati diri maka pembentukan karakter yang baik sejak usia dini untuk mengembangkan potensi diri anak sangat penting untuk menjadikan anak-anak sebagai pilar-pilar masa depan sebab anak merupakan tunas bangsa dan menentukan keberlangsungan eksistensi bangsa dan negara dimasa yang akan datang.
“Anak merupakan amanah dan karunia dari Tuhan yang didalamnya melekat harkat dan martabat sebagai manusia maka sangat penting untuk membangkitkan kesadaran untuk lebih menggiatkan dua aspek utama dalam pembentukan karakter anak yaitu perlindungan (protection) dan pemberdayaan (empowerment) bagi anak-anak. Untuk itu anak-anak harus dijaga dan dilingdungi dari berbagai bentuk kejahatan , kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi.” Ujarnya.
Pada keempatan itu Kansil mengharapkan agar Keluarga sebagai benteng terdepan dalam pergaulan dan pendidikan anak untuk terus menanam benih kebaikan, kasih sayang dan benih kemuliaan kepada anak-anak supaya akan tumbuh generasi penerus bangsa yang berkarakter baik, unggul dan mulia.
Sebelumnya didahului laporan dari Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dra Meike Pangkong, MSi dan pemberian piagam penghargaan serta piala bagi siswa yang menjadi juara di tingkat nasional. Acara tersebut dihadiri wakil ketua Dharma Wanita Provinsi Sulut Ny Mike Kansil Tatengkeng, Ketua Umum KOMNAS Perlindungan Anak Aris Merdeka Sirait, Forkompinda, Ketua DPRD Sulut, Bupati Minahasa, Bupati Bolmut, Bupati Sitaro, Wakil Bupati Bolmong, Wakil Bupati Bolsel, Kepala SKPD Provinsi Sulut dan undangan serta murid-murid SD, SMP dan SMA.(Jrp)