BeritaManado.com – Berita Terkini dari Manado

Ini Kisah Separuh Perjalanan Tim Relawan Pemkab Minahasa ke Sulawesi Tengah

October 11
19:48 2018

 

Rombongan saat berada di Inobonto untuk istirahat makan malam.(Foto:IST)

 

Gorontalo, BeritaManado.com — Resmi dilepas Bupati Minahasa Ir Royke Octavianus Roring MSi didampingi Wakil Bupati Robby Dondokambey SSi, Rabu (10/10/2018) kemarin, 56 anggota Tim Relawan Pemkab Minahasa bergegas menuju Sulawesi Tengah membawa bantuan untuk korban gempa bumi dan tsunami.

Menempun perjalanan sekitar lima jam dari lokasi start Benteng Moraya, iring-iringan kendaraan yang mengangkut relawan dan logistic bantuan tiba di Inobonto Satu Kecamatan Bolaang Mongondow untuk makan malam.

Uniknya, menu makan malam yang disajikan hanyalah nasi bungkus dan rica roa, akan tetapi suasananya sangat kental dengan aroma kekeluargaan sebagai satu tim yang membawa misi kemanusiaan.

Koordinator Relawan Pemkab Minahasa yang juga adalah Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Alexander Mamesah SSTP mengatakan bahwa menu nasi bungkus dan rica roa selama perjalanan itu sudah cukup sebagai teman perjalanan.

Setelah rehat sejenak untuk makan malam, perjalanan kembali dilanjutkan menuju wilayah yang menjadi sasaran misi kemanusiaan yaitu Kabupaten Sigi.

Tim Relawan saat menikmati sarapan di Boalemo, Gorontalo. (Foto:IST)

Kamis (11/10/2018) pagi, rombongan berada di Provinsi Gorontalo tepatnya wilayah Desa Tapadaa Kecamatan Talimuta, Boalemo setelah menempuh perjalanan selama 17 jam.

Di lokasi tersebut rombongan relawan mampir di rumah warga bernama Fadlin key untuk mempersiapkan sarapan dengan menu spesial sayur pangi dan ikan bulu sebagai lauk serta nasi bungkus.

“Selain yang sudah disebutkan sebelumnya, rica roa lagi-lagi menjadi pelengkap seluruh relawan. Untuk menunjang misi ini, baik selama dalam perjalanan dan saat berada di lokasi yaitu alat dapur dan air bersih. Kami sangat berterima kasih kepada warga yang sudahn merelakan rumahnya dijadikan tempat persinggahan,”ucap Mamesah.

Setelah sarapan, perjalanan kembali melanjutkan menuju Sulawesi Tengah dan jika tidak ada kendala, Mamesah mengatakan bahwa rombongan akan tiba di Kota Palu Kampung Maesa dan diteruskan menuju Sigi sebagai lokasi pendirian posko utama.

 

(Frangki Wullur)

 

 

 

 

 

 

Ads




0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

17 − eleven =