Manado – Pasar Eropa masih menjadi pilihan utama untuk komoditas pala dari Sulawesi Utara. Kualitas pala yang sangat baik menjadikan Negara-negara dibenua biru tersebut meminati komoditas tersebut. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulut, Sanny Parengkuan menjelaskan bahwa Negara-negara Eropa masih menjadi tujuan utama dari ekspor Sulawesi Utara. “Minggu lalu saja kita mengekspor biji pala sebanyak 38.8 ton ke tiga Negara Eropa. Dengan ekspor tersebut kita mendapatkan devisa sebesar US$ 507.700.” kata Parengkuan.
Negara eropa yang menjadi tujuan ekspor biji pala Sulawesi Utara adalah Belanda, Italia dan Inggris. Dengan rincian ekspor ke Belanda sebanyak 10 ton dengan nilai devisa sebesar US$165.000, Inggris 13.8 Ton dengan nilai devisa sebesar US$42.780 dan Italia sebesar 15 ton dengan nilai devisa sebesar US$ 300.000. Dikesemapatan berbeda Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Disperindag Sulut, Hanny Wajong menjelaskan bahwa komoditas biji pala dari Sulut merupakan salah satu pilihan di eropa. “Biji pala kita selalu dicari di eropa. Karena kualitas yang baik akhirnya kita mampu mempertahankan pasar.” Jelas Wajong. (Oke)
